Materi MTK.BAB.3.04. Pengurangan Pecahan Berpenyebut Sama

PENGURANGAN PECAHAN BERPENYEBUT SAMA

MATEMATIKA KELAS - V SD | KURIKULUM MERDEKA

Presentasi : Pengurangan Pecahan Berpenyebut Sama
Latihan Soal : Pengurangan Pecahan Berpenyebut Sama

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Jika sepotong kue khas Wringin Anom dipotong menjadi 6 bagian yang sama besar, lalu kalian memakan 2 bagian, berapa bagian kue yang tersisa?
  2. Mengapa ketika kita mengurangkan pecahan dengan penyebut yang sama, angka penyebut di bagian bawah tidak ikut dikurangkan?

BAHAN BACAAN

Bahan Bacaan Guru

Konsep dasar operasi hitung pada pecahan merupakan fondasi penting dalam matematika sekolah dasar. Guru harus memfasilitasi pemahaman konseptual sebelum memberikan prosedur algoritmik. Hambatan utama siswa sering kali terletak pada kesalahan generalisasi aturan penjumlahan/pengurangan bilangan cacah ke dalam bentuk pecahan. Oleh karena itu, penekanan visual bahwa penyebut mewakili ukuran patokan keutuhan (unit fraction) harus diperkuat melalui demonstrasi visual dan manipulatif konkret.

Bahan Bacaan Peserta Didik

Pecahan terdiri dari dua bagian: angka di atas disebut pembilang, dan angka di bawah disebut penyebut. Pembilang menunjukkan berapa banyak bagian yang kita miliki atau yang kita ambil. Penyebut menunjukkan berapa banyak potongan sama besar dalam satu keutuhan. Ketika kita mengurangkan dua pecahan yang penyebutnya sudah sama, kita hanya perlu mengurangkan angka pembilangnya saja. Angka penyebutnya tetap tidak berubah karena ukuran potongannya masih sama!

MATERI PEMBELAJARAN

Pengurangan Pecahan Berpenyebut Sama

Pecahan terdiri dari pembilang (bagian atas) dan penyebut (bagian bawah). Penyebut menyatakan banyaknya bagian yang sama yang membagi suatu keutuhan. Pembilang menyatakan banyaknya bagian yang diperhatikan, diambil, atau tersisa.

Aturan Pengurangan

Jika dua pecahan memiliki penyebut yang sama, maka pengurangan dilakukan hanya pada pembilangnya saja, sedangkan penyebutnya tetap.

Rumus Umum: a/c - b/c = (a - b)/c dengan c ≠ 0.

Konteks Sisa atau Bagian Terbuang

Contoh: Ibu memiliki 5/8 bagian kue jenang khas daerah. Diberikan kepada tetangga sebesar 2/8 bagian. Sisa kue jenang Ibu adalah:

5/8 - 2/8 = (5 - 2) / 8 = 3/8 bagian.

GLOSARIUM

  1. Pecahan: Bilangan yang menyatakan sebagian dari keseluruhan, ditulis dalam bentuk a/b.
  2. Pembilang: Angka bagian atas dalam pecahan ( a ) yang menunjukkan jumlah bagian yang diambil atau diperhatikan.
  3. Penyebut: Angka bagian bawah dalam pecahan ( b ) yang menunjukkan jumlah total bagian yang membagi keseluruhan secara sama besar.
  4. Pengurangan Pecahan: Operasi hitung untuk menemukan selisih atau sisa dari dua nilai pecahan.
  5. Sisa: Bagian yang tertinggal setelah sebagian diambil, dimakan, atau terbuang.

PEMAHAMAN BERMAKNA

Peserta didik memahami bahwa dalam kehidupan sehari-hari, ketika kita membagikan atau mengurangi sebagian makanan/benda yang telah dibagi menjadi beberapa bagian sama besar, jumlah total bagian semula (penyebut) tetap sama, sedangkan yang berkurang hanyalah bagian yang diambil atau terbuang (pembilang).

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Petunjuk Kerjakan

  1. Bacalah setiap soal dengan teliti dan amati gambar pecahan yang disajikan!
  2. Kerjakan soal pengurangan pecahan di bawah ini secara mandiri!
  3. Ingatlah bahwa penyebut pada pecahan berpenyebut sama nilainya TETAP!

Soal Latihan Pengurangan

  1. Hitunglah hasil pengurangan pecahan berikut:
    1. 5/7 - 2/7 = ....
    2. 8/12 - 3/12 = ....
    3. 9/10 - 4/10 = ....
  1. Amati gambar pecahan berikut dan tentukan hasilnya!

Sebuah kue dipotong menjadi 6 bagian sama besar (6/6). Sebanyak 2/6 bagian telah dimakan oleh Budi. Berapa bagian kue yang tersisa?

Kalimat Matematika: ...  -  ...  = \  ...

Sisa kue adalah ...... bagian.

  1. Soal Cerita Kontekstual Kearifan Lokal Wringin Anom:

Ibu membeli 7/8 kg buah nangka dari pasar lokal Wringin Anom. Sebanyak 3/8 kg nangka tersebut digunakan untuk membuat kue campuran. Berapa kg sisa buah nangka Ibu sekarang?

Jawaban dan Langkah Penyelesaian:

.........................................................................................................................................

Comments
0 Comments