Materi Percobaan

Materi Pembelajaran · Matematika

Membandingkan Pecahan

Penyebut Sama dan Berbeda

MatematikaKelas 5 SDKurikulum Merdeka Deep Learning
Materi Membandingkan dan Mengurutkan Pecahan pada mata pelajaran Matematika untuk Kelas 5 SD. Artikel ini dirangkum secara singkat agar lebih mudah dipelajari.

Membandingkan Pecahan

Penyebut Sama dan Berbeda

Penyebut Sama

Jika penyebut dua pecahan sudah sama, kita tinggal membandingkan angka pembilang di bagian atas. Semakin besar pembilang, maka nilai pecahan tersebut semakin besar.

Contoh:

2/8 lebih kecil dari 5/8, ditulis 2/8 < 5/8.

Penyebut Berbeda

Jika penyebutnya berbeda, kita harus menyamakan penyebutnya terlebih dahulu dengan mencari kelipatan persekutuan terkecil.

Contoh:

1/2 dan 3/4 disamakan penyebutnya menjadi 2/4 dan 3/4.

Hasil Perbandingan

Setelah penyebut sama, kita bandingkan pembilangnya seperti biasa. Angka 2 lebih kecil dari 3, jadi 2/4 lebih kecil dari 3/4.

Contoh:

1/2 < 3/4

💡 Tips penting
  • ✓ Gunakan perkalian silang untuk cara cepat membandingkan dua pecahan.
  • ✓ Pastikan teliti saat mencari kelipatan penyebut.
⭐ Kesimpulan
  • → Pecahan dengan penyebut sama cukup bandingkan pembilangnya.
  • → Pecahan dengan penyebut berbeda harus disamakan dulu penyebutnya.

Mengurutkan Pecahan

Pecahan Biasa dan Campuran

Ubah ke Bentuk Sama

Sebelum mengurutkan pecahan biasa dan pecahan campuran, ubah semuanya ke bentuk pecahan biasa atau bentuk desimal agar lebih mudah.

Contoh:

Ubah pecahan campuran 1 1/2 menjadi pecahan biasa 3/2.

Samakan Penyebut

Samakan semua penyebut pecahan jika kita menggunakan cara pecahan biasa. Cari KPK dari semua penyebut yang ada.

Contoh:

Penyebut 2, 4, dan 8 disamakan menjadi 8.

Urutkan Angka

Setelah penyebut sama, urutkan pecahan berdasarkan besar pembilang dari yang terkecil ke terbesar atau sebaliknya.

Contoh:

Urutan dari kecil ke besar: 2/8, 4/8, 6/8.

💡 Tips penting
  • ✓ Tulis ulang pecahan dalam bentuk aslinya setelah selesai diurutkan.
  • ✓ Gunakan garis bilangan untuk membantu melihat posisi pecahan.
⭐ Kesimpulan
  • → Pecahan campuran harus diubah dulu sebelum diurutkan.
  • → Menyamakan penyebut adalah kunci utama mengurutkan pecahan.
Materi ini disusun sebagai ringkasan pembelajaran agar konsep lebih mudah dipahami.

Materi-IPAS-BAB-4-09. Aksi Penghematan dan Pelestarian Air


AKSI PENGHEMATAN DAN PELESTARIAN AIR

Mata Pelajaran: Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial 
Kelas: V (Lima)
Presentasi: Youtube | PPTX
Modul Ajar: PDF
Latihan Soal:  Soal PDF | Soal TKA

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Apa yang akan terjadi pada kehidupan sehari-hari kita jika kran air di rumah dan sekolah tidak mengeluarkan air selama tiga hari berturut-turut?
  2. Mengapa kita sering melihat air terbuang sia-sia di sekitar kran sekolah, padahal di daerah lain ada masyarakat yang kesulitan mendapatkan air bersih?
  3. Karya visual seperti apa yang dapat kita buat untuk mengajak teman-teman dan keluarga agar terbiasa mematikan kran air setelah digunakan?

BAHAN BACAAN

Bahan Bacaan Guru

Air adalah salah satu sumber daya alam yang mengalami ancaman penurunan kualitas dan kuantitas akibat aktivitas manusia dan perubahan iklim. Pembelajaran pelestarian air di tingkat SD Fase C bertujuan untuk membentuk ekoliterasi (kesadaran lingkungan). Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) memfasilitasi siswa untuk tidak hanya sekadar tahu (kognitif), tetapi juga merasakan pentingnya air (afektif) dan mampu melakukan tindakan nyata (psikomotorik). Model Design Thinking membantu siswa mengkonstruksi pemecahan masalah secara berurutan: mulai dari berempati pada lingkungan sekitar, mendefinisikan masalah pemborosan air, menemukan ide solusi, merancang produk edukasi visual, hingga mengujinya di lingkungan sekolah.

Bahan Bacaan Peserta Didik

Tahukah kamu? Air bersih yang kita gunakan untuk minum, mandi, dan mencuci jumlahnya sangat sedikit di bumi ini. Sebagian besar air di bumi adalah air asin di laut. Jika kita membiarkan kran air menetes terus-menerus, ratusan liter air bersih akan terbuang sia-sia. Padahal, di tempat lain, banyak anak-anak yang harus berjalan jauh hanya untuk mendapatkan satu ember air bersih. Kita bisa menjadi Pahlawan Penyelamat Air dengan cara yang mudah! Cukup matikan kran air dengan rapat setelah digunakan, gunakan air secukupnya saat mencuci tangan, dan ingatkan teman serta keluarga melalui poster atau stiker kreatif yang kita buat!

MATERI PEMBELAJARAN

Pengertian dan Pentingnya Pelestarian Air

Air merupakan kebutuhan primer seluruh makhluk hidup. Meskipun 71% permukaan bumi tertutup air, hanya sekitar 2,5% yang merupakan air tawar, dan sebagian besar terperangkap dalam bentuk es. Oleh karena itu, ketersediaan air bersih yang siap konsumsi sangat terbatas.

Fenomena Pemborosan Air di Sekolah dan Rumah

  1. Membiarkan kran air menetes atau terbuka saat menyabuni tangan atau menggosok gigi.
  2. Menggunakan air selang berlebihan saat membersihkan halaman atau kendaraan.
  3. Mengabaikan pipa atau kran air yang bocor di area wudhu atau kamar mandi sekolah.

Aksi Nyata Hemat Air

  1. Mematikan kran air dengan rapat segera setelah selesai digunakan.
  2. Menggunakan penampung air saat mencuci tangan atau peralatan.
  3. Memanfaatkan kembali air bekas cucian beras untuk menyiram tanaman.
  4. Memasang media edukasi visual (stiker/poster) dekat titik-titik penggunaan air.

Integrasi Kearifan Lokal

Masyarakat di daerah Jawa Timur memiliki tradisi pemeliharaan sumber mata air yang mengajarkan penghormatan terhadap alam. Nilai lokal ini diintegrasikan dalam pembelajaran melalui prinsip "Jogo Banyu" (Menjaga Air) sebagai wujud tanggung jawab sosial bersama.

GLOSARIUM

  1. Desain Visual: Tampilan grafis berupa gambar, warna, dan tulisan yang dirancang untuk menyampaikan pesan edukasi secara menarik.
  2. Design Thinking: Model pembelajaran berbasis pemecahan masalah yang berfokus pada kebutuhan manusia melalui tahapan empati, definisi masalah, pencetusan ide, pembuat purwawujud, dan uji coba.
  3. Ekoliterasi: Pemahaman dan kesadaran mendalam manusia tentang prinsip-prinsip ekologi serta keberlanjutan lingkungan hidup.
  4. Konservasi Air: Upaya pemeliharaan, perlindungan, dan penggunaan air secara bijaksana untuk menjamin ketersediaannya.
  5. Prototipe: Bentuk awal atau purwawujud dari suatu produk media yang dirancang sebelum difungsikan secara luas.
  6. Slogan: Kalimat singkat, menarik, dan mudah diingat yang digunakan untuk memberitahukan atau mengoperasikan ajakan positif.

pemahaman bermakna

Air bersih merupakan sumber daya alam terbatasi yang sangat vital bagi kehidupan. Tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten oleh setiap individu dalam menghemat air di rumah dan sekolah memiliki dampak besar terhadap keberlangsungan lingkungan dan ketersediaan air bersih bagi masyarakat di masa depan.

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Lembar Identitas Peserta Didik

LabelIsi
Nama Kelompok / Peserta Didik..........................................................................
KelasV (Lima)
No. Absen..........................................................................
Tanggal Pelaksanaan..........................................................................

Judul Kegiatan

Aksi Nyata Pelestarian Air: Proyek Media Edukasi Hemat Air

Tujuan Kegiatan

  1. Mengidentifikasi lokasi dan penyebab pemborosan air di sekolah/rumah.
  2. Merancang media edukasi visual (Poster / Stiker / Slogan) untuk mengajak kebiasaan hemat air.

Tahapan Kerja (Design Thinking)

Langkah 1: Tahap Empati dan Masalah (Empathize & Define)

Diskusikan dengan kelompokmu dan jawablah pertanyaan di bawah ini:

  1. Tuliskan 2 contoh tindakan pemborosan air yang pernah kamu lihat di sekolah atau rumah!
    • Contoh 1: ........................................................................................................................................
    • Contoh 2: ........................................................................................................................................
  1. Mengapa tindakan pemborosan air tersebut berbahaya bagi kehidupan kita?

Jawab: ..............................................................................................................................................

Langkah 2: Tahap Pencetus Ide (Ideate)

Pilihlah satu jenis media visual yang akan dibuat kelompokmu:

( Beri tanda centang pada salah satu opsi )

[ ] Poster Edukasi Hemat Air

[ ] Stiker Peringatan Kran Air

[ ] Slogan Kampanye "Jogo Banyu"

Tuliskan rancangan kalimat ajakan utama yang akan dimuat dalam mediamu:

Kalimat Ajakan: "......................................................................................................................................"

Langkah 3: Tahap Purwawujud Karya (Prototype)

Buatlah sketsa dan gambar karya visual kalian pada kotak di bawah ini secara kreatif! Gunakan warna agar menarik!

+---------------------------------------------------------------------------------+

AREA SKETSA / DESAIN KARYA VISUAL

+---------------------------------------------------------------------------------+

Langkah 4: Rencana Uji Coba dan Aksi Nyata (Test & Action)

Di manakah media visual buatan kelompokmu ini akan dipasang agar dibaca oleh banyak orang?

  1. Lokasi di Sekolah: ..................................................................................................................
  2. Lokasi di Rumah: .....................................................................................................................