Materi-BI-BAB-2-06-Kalimat Langsung dan Tidak Langsung
KALIMAT LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG | ||
| Mata Pelajaran | : | Bahasa Indonesia |
| Kelas | : | V (Lima) |
| Presentasi | : | - |
| Modul Ajar | : | |
| Latihan Soal | : | - |
PERTANYAAN PEMANTIK
- Bagaimana cara kita menceritakan kembali ucapan teman atau guru kepada orang lain tanpa meniru persis ucapan tersebut?
- Mengapa sebuah dialog dalam cerita membutuhkan tanda petik ganda, sedangkan tulisan berita di koran sering kali tidak menggunakannya?
- Apa yang terjadi jika kata "aku" dalam dialog langsung tidak diganti saat kita menceritakannya ulang kepada orang lain?
BAHAN BACAAN
Bahan Bacaan Guru
- Kridalaksana, Harimurti. (2008). Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
- Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2022). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (EYD Edisi V). Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
- Pusat Bahasa. (2015). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Bahan Bacaan Peserta Didik
- Teks Rangkuman Kebahasaan: "Mengenal Kalimat Langsung dan Tidak Langsung".
- Buku Bacaan Cerita Rakyat Nusantara Kelas V yang memuat dialog-dialog antar-tokoh.
MATERI PEMBELAJARAN
Kalimat Langsung dan Tanda Petik Ganda
Kalimat langsung adalah kalimat yang menirukan secara persis apa yang diujarkan oleh penutur. Ciri utama kalimat langsung meliputi:
- Menggunakan tanda petik ganda ("...") untuk mengapit petikan ucapan.
- Huruf pertama pada petikan langsung menggunakan huruf kapital.
- Tanda baca koma (,) digunakan untuk memisahkan pengiring dan petikan dialog.
Contoh: Ibu berkata, "Kamu harus belajar dengan rajin."
Kalimat Tidak Langsung
Kalimat tidak langsung adalah kalimat yang melaporkan kembali isi ucapan orang lain tanpa mengutipnya secara harfiah. Ciri utama kalimat tidak langsung meliputi:
- Tidak menggunakan tanda petik ganda ("...").
- Berbentuk kalimat berita (narasi).
- Menggunakan kata hubung/konjungsi seperti bahwa, agar, untuk, supaya, atau bahwasanya.
- Mengalami perubahan kata ganti orang (pronomina).
Contoh: Ibu mengatakan bahwa aku harus belajar dengan rajin.
Aturan Perubahan Kata Ganti Orang (Pronomina)
- Orang Pertama menjadi Orang Ketiga:
- "Aku / Saya" berubah menjadi "Dia / Ia / Beliau" (tergantung tingkat kesantunan/tingkat umur tokoh).
- "Kami" berubah menjadi "Mereka".
- Orang Kedua menjadi Orang Pertama atau Orang Ketiga:
- "Kamu / Engkau" berubah menjadi "Saya / Aku" atau "Dia".
- "Kalian" berubah menjadi "Kami" atau "Mereka".
- Orang Ketiga (Dia / Mereka):
- Tetap menjadi "Dia / Mereka".
Kesantunan Bertutur Kata Lokal
Dalam tradisi bertutur kata lokal, saat menceritakan kembali ucapan tokoh yang lebih tua atau dihormati (seperti guru, orang tua, atau kepala desa), kata ganti "dia" disesuaikan menjadi "beliau", serta kata sapaan seperti "Bapak/Ibu" dipertahankan secara santun dalam narasi.
GLOSARIUM
- Explicit Instruction: Model pembelajaran pengajaran langsung yang terstruktur, sistemati, dan dipandu tahap demi tahap oleh guru mulai dari pemodelan hingga latihan mandiri.
- Kalimat Langsung: Kalimat yang mengutip secara persis ujaan penutur tanpa mengubah kata-kata, diapit oleh tanda petik ganda.
- Kalimat Tidak Langsung: Kalimat yang menceritakan kembali isi ucapan penutur dalam bentuk narasi tanpa mengutip persis kata demi kata.
- Pronomina: Kata yang digunakan untuk menggantikan kata benda atau orang (kata ganti orang).
- Tanda Petik Ganda: Tanda baca ("...") yang digunakan untuk mengapit petikan langsung dari pembicaraan, naskah, atau bahan tertulis lain.
- Deep Learning: Pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman mendalam, kesadaran sadar (mindful), kebermaknaan (meaningful), dan suasana menyenangkan (joyful).
PEMAHAMAN BERMAKNA
Kemampuan mengonversi dialog menjadi kalimat tidak langsung memungkinkan peserta didik untuk menyampaikan kembali pesan, berita, atau cerita orang lain kepada pihak ketiga secara akurat, runtut, santun, dan sesuai kaidah tata bahasa tanpa mengubah makna asli dari tuturan tersebut dalam kehidupan bermasyarakat.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Identitas Peserta Didik
| Label | Isi |
|---|---|
| Nama Peserta Didik | ........................................................... |
| Kelas / Nomor Absen | Kelas V / ...... |
| Tanggal | ........................................................... |
LKPD TINGKAT DASAR (PANDUAN TERBIMBING)
Petunjuk: Ubahlah kalimat langsung berikut menjadi kalimat tidak langsung dengan memilih kata ganti dan kata hubung yang tepat di dalam kotak bantuan!
Kotak Bantuan: [ bahwa, beliau, nya, mereka, agar ]
- Kalimat Langsung: Pak Guru berkata, "Aku sangat bangga dengan prestasi kalian."
Kalimat Tidak Langsung: Pak Guru mengatakan __________ __________ sangat bangga dengan prestasi __________.
- Kalimat Langsung: Anita berkata, "Saya lupa membawa buku tulis."
Kalimat Tidak Langsung: Anita mengatakan __________ dia lupa membawa buku tulis __________.
- Kalimat Langsung: Ibu berkata kepada Doni, "Kamu harus mandi sekarang."
Kalimat Tidak Langsung: Ibu memberi tahu Doni __________ dia harus mandi saat itu.
LKPD TINGKAT MENENGAH (STANDAR MANDIRI)
Petunjuk: Ubahlah kalimat-kalimat langsung di bawah ini menjadi kalimat tidak langsung yang runtut dan benar! Perhatikan penghilangan tanda petik ganda dan perubahan kata gantinya!
- Rini berkata, "Saya akan pergi ke perpustakaan sekolah esok hari."
Jawab: ....................................................................................................................................................
- Pak Ahmad berkata kepada para siswa, "Kalian harus mengumpulkan tugas ini tepat waktu."
Jawab: ....................................................................................................................................................
- Dokter berkata, "Kamu harus minum obat ini tiga kali sehari agar cepat sembuh."
Jawab: ....................................................................................................................................................
- Bayu berkata, "Aku dan adiku telah membersihkan halaman rumah tadi pagi."
Jawab: ....................................................................................................................................................
- Bu Sintia bertanya, "Apakah kalian sudah memahami materi tanda baca ini?"
Jawab: ....................................................................................................................................................
LKPD TINGKAT LANJUT (KOMPLEKS DAN KESANTUNAN BERSAHAJA)
Petunjuk: Bacalah teks dialog di bawah ini. Konversikan seluruh dialog tersebut menjadi sebuah paragraf narasi kalimat tidak langsung yang padu dengan menerapkan tata bahasa baku dan kesantunan bertutur kata!
Teks Dialog:
Di halaman sekolah, Rian menyapa Pak Didik dengan santun.
Rian: "Pak Didik, apakah saya boleh meminjam bola basket di ruang olahraga?"
Pak Didik: "Tentu saja boleh, Rian. Namun, kamu harus mengembalikannya ke tempat semula setelah selesai bermain."
Rian: "Baik Pak, saya berjanji akan menjaga dan mengembalikannya tepat waktu bersama teman-teman."
Hasil Konversi Teks Narasi:
............................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
