Materi-BI-BAB-2-07-Teks Proses Pembuatan Buku


TEKS PROSES PEMBUATAN BUKU

Mata Pelajaran:Bahasa Indonesia 
Kelas:V (Lima)
Presentasi:-
Modul Ajar:PDF
Latihan Soal-

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian berpikir, bagaimana cerita yang ada di pikiran seseorang bisa berubah menjadi buku yang tercetak rapi di tangan kalian?
  2. Siapa saja orang-orang hebat di balik layar yang bekerja membuat buku bacaan kalian setiap hari?
  3. Apa yang akan terjadi jika sebuah buku langsung dicetak tanpa diperiksa oleh seorang editor terlebih dahulu?

BAHAN BACAAN

Teks Nonfiksi Naratif: Perjalanan Sebuah Buku

Pernahkah kamu memegang sebuah buku cerita bergambar yang harum bau kertas barunya? Buku yang ada di tanganmu telah menempuh perjalanan yang sangat panjang sebelum sampai di meja belajarmu.

Kisah perjalanan ini dimulai dari seorang Penulis. Penulis duduk di depan laptopnya, memikirkan ide-ide seru, dan melakukan riset. Penulis lalu mengetik kata demi kata hingga menjadi sebuah draf naskah mentah. Naskah mentah ini seperti adonan kue yang belum dipanggang, masih perlu diolah agar sempurna.

Setelah naskah selesai, Penulis mengirimkannya kepada seorang Editor di lembaga penerbitan. Editor bertugas membaca seluruh isi cerita dengan sangat teliti. Jika ada kata yang salah ketik, tanda baca yang keliru, atau bagian cerita yang membingungkan, Editor akan memperbaikinya. Editor memastikan cerita tersebut aman dan nyaman dibaca oleh anak-anak.

Setelah teks cerita rapi, giliran Ilustrator yang bekerja. Ilustrator membaca naskah tersebut lalu imajinasinya mulai bekerja. Ia menggambar karakter-karakter cerita, memberi warna yang cerah, dan membuat desain sampul buku yang menarik perhatian. Gambar-gambar dari Ilustrator membuat cerita menjadi hidup dan tidak membosankan.

Tahap berikutnya adalah penggabungan teks dan gambar oleh penata letak (layout). Setelah semuanya pas, file digital dikirim ke mesin Percetakan. Di tempat percetakan yang besar, mesin-mesin canggih mencetak ribuan lembar kertas, melipatnya, menjilidnya dengan lem kuat, dan memotong tepinya hingga rapi menjadi sebuah buku utuh.

Buku yang sudah selesai dicetak kemudian dimasukkan ke dalam kardus-kardus besar dan didistribusikan ke toko buku, perpustakaan sekolah, atau langsung dikirimkan ke rumah kalian. Begitulah kisah panjang di balik selembar buku yang kita baca setiap hari!

MATERI PEMBELAJARAN

Teks Nonfiksi Naratif

Teks nonfiksi naratif adalah teks yang menyajikan fakta atau peristiwa nyata yang disampaikan dengan gaya penceritaan (narasi) yang runtut. Contohnya adalah kisah perjalanan pembuatan sebuah buku.

Tahapan Penerbitan Buku

  1. Penulis (Author): Mengembangkan ide, meriset bahan, dan menulis naskah mentah (draft).
  2. Editor (Penyunting): Membaca naskah, mengoreksi kesalahan ejaan, tata bahasa, dan merapikan alur cerita agar mudah dipahami.
  3. Ilustrator (Penggambar): Membuat gambar, visualisasi, dan desain sampul yang sesuai dengan isi naskah.
  4. Percetakan (Printer & Publisher): Mengatur tata letak (layout), mencetak naskah ke lembaran kertas, menjilid, dan memperbanyak buku hingga siap didistribusikan.

Konteks Industri Kreatif Lokal

Pengenalan profesi lokal di bidang percetakan dan percetakan digital yang ada di wilayah Wringin Anom dan sekitarnya sebagai bentuk apresiasi terhadap ekonomi kreatif lokal.

GLOSARIUM

  1. Editor (Penyunting): Orang yang bertugas mengedit, mengoreksi, dan merapikan tulisan atau naskah sebelum dicetak.
  2. Ilustrator: Seniman yang membuat gambar, ilustrasi, atau visualisasi untuk memperjelas isi buku.
  3. Layout (Tata Letak): Proses pengaturan elemen desain seperti teks dan gambar pada halaman buku agar telihat rapi dan mudah dibaca.
  4. Naskah Mentah: Draf tulisan awal yang dibuat oleh penulis yang belum melewati proses penyuntingan dan revisi.
  5. Percetakan: Industri atau tempat memproses pencetakan teks dan gambar ke media kertas dalam jumlah banyak.
  6. Teks Nonfiksi Naratif: Teks yang menyajikan fakta atau kejadian nyata yang disampaikan menggunakan gaya penceritaan/kronologis.

PEMAHAMAN BERMAKNA

Sebuah buku yang kita baca tidak lahir secara instan, melainkan hasil kolaborasi harmonis dari berbagai profesi kreatif (penulis, editor, ilustrator, dan pekerja percetakan). Memahami proses ini mengajarkan kita untuk menghargai setiap karya literasi, memahami pentingnya kerja sama tim, serta membuka wawasan tentang peluang karier di industri kreatif lokal.

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Identitas Peserta Didik

LabelIsi
Nama Kelompok
Anggota Kelompok1.
2.
3.
4.
5.
Kelas / FaseKelas V / Fase C
Hari / Tanggal

Judul Aktivitas: Petualangan Menjadi Penerbit Buku Muda

Petunjuk Kerja

  1. Bacalah teks nonfiksi naratif "Perjalanan Sebuah Buku" yang ditampilkan pada layar Smart TV atau lembar bacaan kelompok kalian!
  2. Pahami peran masing-masing anggota kelompok (Penulis, Editor, Ilustrator, Percetakan)!
  3. Gunting dan tempelkan 5 Kartu Alur Penerbitan di bawah ini sesuai dengan urutan kronologis yang benar!
  4. Jawablah pertanyaan analisis di bagian bawah LKPD berdasarkan hasil diskusi kelompok kalian!

Tugas 1: Urutkan Alur Penerbitan Buku

Tempelkan urutan tahapan (Nomor 1 sampai 5) pada kotak yang tersedia di bawah ini:

  1. Kotak Tahap 1: [ ........................................................................ ]
  2. Kotak Tahap 2: [ ........................................................................ ]
  3. Kotak Tahap 3: [ ........................................................................ ]
  4. Kotak Tahap 4: [ ........................................................................ ]
  5. Kotak Tahap 5: [ ........................................................................ ]

Tugas 2: Analisis Peran Profesi

Nama ProfesiApa Tugas Utamanya dalam Membuat Buku?Apa yang Terjadi Jika Profesi Ini Tidak Ada?
Penulis
Editor
Ilustrator
Percetakan

REMEDIAL

Program Bimbingan Remedial

Diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran (belum mampu mengurutkan alur penerbitan buku secara tepat).

Langkah Kegiatan Remedial

  1. Pendampingan individu atau kelompok kecil oleh guru dengan fokus membaca ulang teks pendek sederhana.
  2. Menggunakan media kartu alur bergambar konkret (3-4 tahapan sederhana) tanpa istilah teknis yang rumit.
  3. Pemberian soal latihan ulang fokus pada pengenalan tugas 4 profesi utama penerbitan.


Comments
0 Comments