Materi MTK.BAB.1.04. Komposisi & Dekomposisi Bilangan
KOMPOSISI DAN DEKOMPOSISI BILANGAN
MATEMATIKA KELAS - V SD | KURIKULUM MERDEKA
PERTANYAAN PEMANTIK
Pertanyaan Pemantik 1
Jika kalian membeli jajanan tradisional khas Wringin Anom seharga Rp23.500, lembar uang pecahan berapa saja yang dapat kalian gunakan untuk membayar tepat tanpa kembalian?
Pertanyaan Pemantik 2
Mengapa uang satu lembar Rp50.000 nilainya lebih besar daripada lima lembar uang Rp2.000, padahal jumlah lembar uang Rp2.000 lebih banyak?
Pertanyaan Pemantik 3
Jika Pak Didik memiliki 3 lembar uang sepuluh ribuan, 4 lembar uang seribuan, dan 5 keping uang seratusan, berapa jumlah total nilai uang yang dimiliki Pak Didik dan bagaimana bentuk panjang penulisannya?
BAHAN BACAAN
Konsep Dasar Nilai Tempat Bilangan Cacah
Nilai tempat adalah nilai dari suatu angka yang menunjukkan letaknya dalam suatu bilangan. Mulai dari sebelah kanan:
- Satuan (nilai 1 - 9)
- Puluhan (nilai 10 - 90)
- Ratusan (nilai 100 - 900)
- Ribuan (nilai 1.000 - 9.000)
- Puluhan Ribu (nilai 10.000 - 90.000)
- Ratusan Ribu (nilai 100.000 - 900.000)
Komposisi dan Dekomposisi Uang
Dalam kehidupan sehari-hari, transaksi keuangan menggunakan prinsip komposisi dan dekomposisi. Komposisi adalah saat kita menjumlahkan pecahan-pecahan uang menjadi total belanja. Dekomposisi adalah saat kita menguraikan total belanjaan menjadi pecahan-pecahan uang yang setara atau menguraikannya menjadi nilai tempat matematika resmi untuk pencatatan pembukuan kasir.
MATERI PEMBELAJARAN
Konsep Komposisi Bilangan
Komposisi bilangan adalah proses menggabungkan nilai-nilai tempat (puluhan ribu, ribuan, ratusan, puluhan, dan satuan) menjadi satu kesatuan bilangan utuh.
Contoh: 2 puluhan ribu + 4 ribuan + 5 ratusan + 0 puluhan + 0 satuan = 20.000 + 4.000 + 500 + 0 + 0 = 24.500.
Konsep Dekomposisi Bilangan
Dekomposisi bilangan adalah proses menguraikan suatu bilangan utuh menjadi bentuk panjang berdasarkan nilai tempat penyusunnya atau kombinasi nominal pecahan uangnya.
Contoh Dekomposisi Nilai Tempat: 37.850 = 30.000 + 7.000 + 800 + 50 + 0.
Contoh Dekomposisi Fleksibel Pecahan Uang: Rp37.850 dapat diurai menjadi (1 lembar Rp20.000 + 1 lembar Rp10.000) + (1 lembar Rp5.000 + 1 lembar Rp2.000) + (1 keping Rp500) + (1 keping Rp200 + 1 keping Rp150 - disesuaikan pecahan berlaku).
Konteks Kearifan Lokal Wringin Anom
Penerapan dekomposisi dan komposisi dalam harga jajanan khas daerah, seperti Nasi Karak Wringin Anom (Rp8.500), Tape Manis (Rp12.000), dan Kue Lupis (Rp5.500).
GLOSARIUM
| Istilah | Pengertian / Definisi |
|---|---|
| Komposisi Bilangan | Proses menggabungkan nilai-nilai tempat atau bagian-bagian angka menjadi satu bilangan utuh. |
| Dekomposisi Bilangan | Proses menguraikan atau memecah sebuah bilangan utuh menjadi bentuk panjang penjumlahan nilai tempatnya. |
| Nilai Tempat | Nilai yang dimiliki oleh suatu digit angka berdasarkan posisinya dalam suatu bilangan (satuan, puluhan, ratusan, dst). |
| Contextual Teaching & Learning (CTL) | Konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa. |
| Deep Learning | Pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman mendalam melalui prinsip mindful, meaningful, dan joyful learning. |
PEMAHAMAN BERMAKNA
Memahami bahwa sebuah nilai bilangan atau harga nominal dapat dibentuk dari gabungan berbagai nilai tempat (komposisi) dan dapat diuraikan kembali menjadi rincian pecahan yang lebih kecil (dekomposisi). Konsep ini sangat penting dalam kehidupan nyata untuk bertransaksi keuangan secara hemat, memeriksa kembalian dengan akurat, dan mengelola penggunaan uang dalam kehidupan sehari-hari.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
| Label | Isi |
|---|---|
| Nama Peserta Didik | |
| Kelas / No. Absen | V (Lima) / |
| Tanggal Kegiatan |
Tujuan Aktivitas
Menguraikan (dekomposisi) dan menyusun (komposisi) bilangan cacah berdasarkan nilai tempatnya melalui permasalahan harga makanan tradisional Wringin Anom.
Petunjuk Kerjanya
- Bacalah setiap cerita permasalahan transaksi dengan cermat.
- Gunakan media uang mainan jika diperlukan untuk membantumu menemukan jawaban.
- Tuliskan bentuk panjang penjumlahan nilai tempatnya secara lengkap.
Bagian 1: Komposisi Bilangan (Menyusun Bilangan Utuh)
- Ibu membeli 2 bungkus Tape Wringin Anom. Pembayaran dilakukan dengan 1 lembar Rp10.000, 2 lembar Rp2.000, dan 1 keping Rp500.
- Bentuk Penjumlahan: 10.000 + 4.000 + 500
- Total Harga (Bilangan Utuh): Rp....................
- Ani memiliki uang tabungan yang terdiri dari 3 lembar puluhan ribu, 5 lembar ribuan, 8 lembar ratusan, dan 2 keping puluhan.
- Bentuk Penjumlahan Nilai Tempat: ......... + ......... + ......... + .........
- Total Nilai Utuh Uang Ani: Rp....................
Bagian 2: Dekomposisi Bilangan (Menguraikan Bilangan)
- Sebuah porsi Nasi Karak Khas Wringin Anom dijual dengan harga Rp18.750. Uraikan harga tersebut berdasarkan nilai tempatnya!
- 18.750 = ........ Puluhan Ribu + ........ Ribuan + ........ Ratusan + ........ Puluhan + ........ Satuan
- Bentuk Panjang Penjumlahan: ........ + ........ + ........ + ........ + ........
- Pak Didik membeli Wedang Cor dan Lupis dengan total belanja Rp34.200. Uraikan nominal Rp34.200 menjadi 2 alternatif susunan pecahan uang mainan yang berbeda!
- Alternatif 1: .........................................................................................................
- Alternatif 2: .........................................................................................................
Bagian 3: Pemecahan Masalah Kontekstual
Budi membeli jajanan tradisional seharga Rp26.500. Ia menyerahkan 1 lembar uang Rp50.000 kepada pedagang.
- Uraikan bentuk nilai tempat dari uang kembalian yang harus diterima Budi!
Hitungan Kembalian = 50.000 - 26.500 = Rp23.500.
- Dekomposisi Uang Kembalian (Bentuk Panjang):
23.500 = .................... + .................... + ....................
