Materi-IPAS-BAB-4-07. Ketersediaan Air Bersih dan Permasalahannya


KETERSEDIAAN AIR BERSIH DAN PERMASALAHANNYA

Mata Pelajaran: Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial 
Kelas: V (Lima)
Presentasi: Youtube | PPTX
Modul Ajar: PDF
Latihan Soal Soal PDF | Soal TKA

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Mengapa air sumur atau air sungai di sekitar pemukiman warga terkadang berubah warna menjadi keruh dan berbau tidak sedap?
  2. Apa yang akan terjadi pada kebutuhan air bersih keluarga kita jika musim kemarau berlangsung jauh lebih panjang akibat perubahan iklim?
  3. Bagaimana limbah detergen bekas cucian rumah tangga bisa merusak kualitas air tanah yang biasa kita pakai sehari-hari?

BAHAN BACAAN

Bahan Bacaan Guru

Pencemaran air merupakan masuknya atau dimasukkannya makhluk hidup, zat, energi, dan/atau komponen lain ke dalam air oleh kegiatan manusia, sehingga kualitas air turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan air tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukannya (UU No. 32 Tahun 2009). Sumber pencemaran air terbesar di pemukiman berasal dari limbah domestik (greywater) seperti air sisa detergen, sabun, dan limbah dapur. Pada musim kemarau, penurunan curah hujan akibat dampak perubahan iklim menyebabkan volume air tanah menyusut. Menyusutnya debit air menyebabkan konsentrasi zat pencemar dalam air tanah meningkat tajam, sehingga secara fisik air berubah warna menjadi kekuningan/keruh dan memicu bau busuk akibat aktivitas bakteri anaerob dalam membusukkan materi organik limbah.

Bahan Bacaan Peserta Didik

Air adalah sumber kehidupan kita. Setiap hari kita membutuhkan air untuk minum, mandi, mencuci, dan memasak. Ciri-ciri air bersih yang aman kita gunakan adalah tidak berwarna (jernih), tidak berbau, dan tidak berasa.

Sayangnya, air di sekitar kita bisa rusak dan tercemar. Mengapa?

  1. Kebiasaan membuang air sabun bekas cucian dan sampah langsung ke selokan.
  2. Musim kemarau yang sangat panjang akibat perubahan iklim, sehingga air sumur menjadi kering dan sisanya menjadi kotor.

Jika air tercemar, air akan berubah warna menjadi keruh, cokelat, atau kuning, serta mengeluarkan bau busuk yang menyengat. Kita tidak boleh menggunakan air tercemar karena bisa menyebabkan gatal-gatal pada kulit dan sakit perut. Oleh karena itu, kita harus selalu hemat air dan tidak membuang limbah sembarangan!

MATERI PEMBELAJARAN

Konsep Air Bersih dan Indikator Fisik Kualitas Air

Air bersih adalah air yang memenuhi syarat kualitas secara fisik, kimia, dan biologis. Secara fisik, air bersih dapat diidentifikasi melalui parameter berikut:

  1. Warna: Jernih dan tidak berwarna (tidak keruh, cokelat, hitam, atau kekuningan).
  2. Bau: Tidak berbau (tidak berbau busuk, amis, atau menyengat seperti kimia/detergen).
  3. Rasa: Tawar dan tidak berasa.

Faktor-Faktor Penyebab Krisis Air Bersih

  1. Pencemaran Limbah Domestik/Rumah Tangga: Air bekas cucian yang mengandung detergen, sisa makanan, sabun, dan sampah plastik yang dibuang langsung ke selokan tanpa pengolahan.
  2. Perubahan Iklim: Kemarau panjang yang memicu kekeringan, mengurangi curah hujan, dan menurunkan peil air tanah sehingga debit air sumur warga menyusut drastis.
  3. Penurunan Resapan Air: Pembukaan lahan dan pembetonan tanah pemukiman yang mengurangi penyerapan air hujan ke dalam tanah.

Kasus Lokal Pemukiman Wringin Anom

Permasalahan penumpukan sisa limbah rumah tangga di aliran parit sekitar pemukiman Wringin Anom saat musim kemarau memicu penurunan kualitas air sumur dangkal. Air menjadi tampak sedikit kekuningan dan memunculkan bau tidak sedap akibat perembesan zat pencemar.

GLOSARIUM

  1. Indikator Fisik: Tanda-tanda kualitas suatu zat yang dapat diamati langsung oleh pancaindra manusia, seperti warna, bau, rasa, dan kejernihan.
  2. Limbah Domestik: Buangan cair atau padat yang berasal dari aktivitas hasil buangan rumah tangga, seperti bekas cucian, air sabun, dan sisa dapur.
  3. Krisis Air: Kondisi kelangkaan atau keterbatasan ketersediaan air bersih yang memenuhi syarat kesehatan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
  4. Perubahan Iklim: Perubahan signifikan pada iklim, suhu udara, dan curah hujan di bumi dalam jangka waktu yang panjang.
  5. Greywater: Air limbah bekas dari kegiatan rumah tangga seperti mandi, mencuci pakaian, dan mencuci peralatan dapur (tidak termasuk kotoran manusia).

PEMAHAMAN BERMAKNA

Kualitas dan keberlanjutan air bersih di lingkungan kita sangat bergantung pada tindakan manusia dalam mengelola limbah dan menjaga ekosistem. Perubahan iklim dan pembuangan limbah secara sembarangan akan menurunkan kualitas air secara fisik (warna dan bau) yang berdampak langsung pada kesehatan dan keberlangsungan hidup masyarakat pemukiman Wringin Anom.

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

LabelIsi
Nama Kelompok...........................................................
Anggota Kelompok1. ........................................................
2. ........................................................
3. ........................................................
4. ........................................................
Kelas / FaseV (Lima) / Fase C
No. Absen...........................................................
Tanggal...........................................................

Judul LKPD: Detektif Air - Investigasi Krisis Air Bersih di Pemukiman Wringin Anom

Petunjuk Kerja

  1. Bacalah teks kasus di bawah ini dengan saksama bersama teman sekelompokmu!
  2. Amatilah dua botol sampel air (Sampel A dan Sampel B) yang disediakan di meja kelompok!
  3. Gunakan pancaindra penglihatan (mata) dan penciuman (hidung) dengan hati-hati untuk mengidentifikasi fisik sampel air.
  4. Isilah tabel pengamatan dan jawablah pertanyaan diskusi secara bergotong royong!

Teks Studi Kasus

Musim kemarau panjang tahun ini menyebabkan beberapa sumur warga di pemukiman Wringin Anom menyusut debit airnya. Selain air semakin sedikit, warga mengeluhkan air sumur yang biasanya jernih kini berubah warna menjadi agak kekuningan dan mengeluarkan bau tidak sedap. Di saat yang sama, terlihat saluran parit di sekitar pemukiman dipenuhi sisa air cucian detergen dan sampah rumah tangga yang tergenang karena tidak mengalir. Warga mulai kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Tabel Hasil Pengamatan Sampel Air

Parameter Fisik

Sampel A (Air Sumur Sehat)

Sampel B (Air Sumur Wringin Anom)

Warna Air

Bau Air

Tingkat Kejernihan

Kesimpulan Kondisi

Air Bersih / Tercemar *

Air Bersih / Tercemar *

*Coret yang tidak perlu

Pertanyaan Diskusi Kasus

  1. Berdasarkan teks kasus dan hasil pengamatan sampel, faktor apa saja yang menyebabkan kualitas air pada Sampel B berubah warna dan berbau?

Jawab:.....................................................................................................................................................

  1. Bagaimana kemarau panjang (perubahan iklim) memperparah kondisi krisis air bersih di pemukiman Wringin Anom?

Jawab:.....................................................................................................................................................

  1. Tuliskan 2 usulan solusi nyata yang dapat dilakukan oleh warga pemukiman Wringin Anom agar air sumur mereka kembali bersih dan tidak tercemar limbah!

Jawab:

Solusi 1: ..................................................................................................................................................

Solusi 2: ..................................................................................................................................................




Comments
0 Comments