Materi-IPAS-BAB-2-09. Solusi Masalah Kegiatan Ekonomi dan Sampah Konsumsi
SOLUSI MASALAH KEGIATAN EKONOMI DAN SAMPAH KONSUMSI | ||
| Mata Pelajaran | : | Ilmu Pengetahuan Alam |
| Kelas | : | V (Lima) |
| Modul Ajar | : | |
| Presentasi | : | Youtube | PPTX |
| Rangkuman | : | Catatan Materi |
| Latihan Soal | : | Soal TKA | Soal Olympiade |
- Mengapa setiap kali kita membeli makanan Kemasan di kantin, jumlah sampah di tempat sampah sekolah selalu bertambah banyak?
- Apa yang akan terjadi pada lingkungan sekitar kita jika sampah dari kegiatan konsumsi harian terus dikirim tanpa diolah ke TPA daerah kita?
- Langkah nyata apa yang dapat kita rencanakan dan lakukan bersama di sekolah untuk mengurangi sampah hasil konsumsi tersebut?
BAHAN BACAAN
Bahan Bacaan Guru
Kegiatan ekonomi konsumsi merupakan bagian integral dari kehidupan manusia modern. Namun, pola konsumsi linier (Ambil - Pakai - Buang) menyebabkan krisis ekologis serius di berbagai daerah di Indonesia. TPA daerah sering kali mengalami overkapasitas akibat tingginya sampah anorganik hasil konsumsi rumah tangga dan sekolah. Pembelajaran IPAS di tingkat SD harus menanamkan perspektif ekonomi sirkular dan budaya 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sejak dini. Melalui pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), siswa diajak untuk tidak sekadar tahu, tetapi menyadari (mindful), merasakan keterkaitan (meaningful), dan bertindak dengan senang hati (joyful) demi keberlanjutan lingkungan.
Bahan Bacaan Peserta Didik
Setiap hari kita melakukan kegiatan konsumsi, seperti membeli makanan, minuman, dan alat tulis. Barang-barang yang kita beli sering kali dibungkus menggunakan plastik. Setelah makanan habis, bungkusnya menjadi sampah konsumsi. Jika semua siswa di sekolah membuang bungkus plastik setiap hari, tempat sampah sekolah akan penuh dan sampah tersebut dibawa ke TPA daerah. TPA daerah adalah tempat penampungan seluruh sampah dari kota/desa kita. Karena sampah plastik susah hancur, TPA menjadi sangat penuh dan menimbulkan bau serta penyakit. Kita bisa membantu mengurangi sampah di TPA dengan cara: membawa botol minum sendiri, membawa tempat makan dari rumah, dan memilih jajanan tanpa kemasan plastik.
MATERI PEMBELAJARAN
Kegiatan Ekonomi dan Konsumsi
Kegiatan ekonomi terdiri dari produksi, distribusi, dan konsumsi. Konsumsi adalah kegiatan menggunakan atau menghabiskan nilai guna barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan. Setiap kegiatan konsumsi, terutama barang kemasan sekali pakai, menghasilkan produk sampingan berupa sampah konsumsi.
Dampak Sampah Konsumsi terhadap TPA Daerah
Peningkatan populasi dan gaya hidup konsumtif menyebabkan volume sampah di TPA daerah meningkat drastis. Sampah anorganik seperti plastik membutuhkan ratusan tahun untuk terurai, memicu pencemaran tanah, air tanah, serta bau tidak sedap yang mengganggu pemukiman warga sekitar TPA.
Rencana Aksi Pengurangan Sampah Sekolah (Prinsip 3R)
- Reduce (Mengurangi): Membawa tempat makan/minum sendiri, mengurangi pembelian makanan berbungkus plastik sekali pakai.
- Reuse (Menggunakan Kembali): Memanfaatkan wadah bekas untuk fungsi lain.
- Recycle (Mendaur Ulang): Memilah sampah organik dan anorganik di sekolah agar dapat diolah kembali.
GLOSARIUM
- Ekonomi: Ilmu atau kegiatan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya melalui produksi, distribusi, dan konsumsi.
- Konsumsi: Kegiatan menggunakan, menghabiskan, atau memanfaatkan nilai guna suatu barang dan jasa.
- Sampah Konsumsi: Sisa buangan yang dihasilkan dari aktivitas penggunaan barang kebutuhan harian.
- TPA (Tempat Pemrosesan Akhir): Tempat untuk memproses dan mengembalikan sampah ke media lingkungan secara aman bagi manusia dan lingkungan.
- Reduce: Upaya mengurangi penggunaan barang yang berpotensi menjadi sampah.
- Reuse: Upaya menggunakan kembali barang-barang yang masih layak pakai.
- Recycle: Upaya mendaur ulang sampah menjadi barang baru yang berguna.
- Infografis: Media informasi visual yang menggabungkan teks, gambar, dan grafik agar mudah dipahami.
PEMAHAMAN BERMAKNA
Keputusan konsumsi yang kita lakukan setiap hari dalam kegiatan ekonomi memiliki dampak langsung terhadap kelestarian lingkungan dan beban TPA daerah. Dengan merancang dan menerapkan rencana aksi pengurangan sampah di sekolah, kita berpartisipasi aktif dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan menciptakan budaya hidup berkelanjutan.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Lembar Kerja Kelompok: Rencana Aksi Pengurangan Sampah Konsumsi Sekolah
| Label | Isi |
|---|---|
| Nama Kelompok | |
| Anggota Kelompok | 1. 2. 3. 4. 5. |
| Kelas / Fase | V / C |
| Tanggal |
Petunjuk Kerja
- Amati tayangan video dan gambar masalah sampah konsumsi yang ditayangkan di Smart TV.
- Diskusikan pertanyaan analisis di bawah ini bersama anggota kelompokmu.
- Buatlah rancangan produk rencana aksi (Poster / Infografis / Bagan Alur) pada kotak gambar yang tersedia.
Bagian 1: Analisis Masalah Konsumsi dan Sampah
- Sebutkan 3 contoh kegiatan konsumsi yang sering kalian lakukan di kantin atau lingkungan sekolah!
- Jawab: ............................................................................................................................................
- Apa masalah yang timbul dari kemasan sisa kegiatan konsumsi tersebut bagi lingkungan sekolah dan TPA daerah?
- Jawab: ............................................................................................................................................
Bagian 2: Rancangan Aksi Pengurangan Sampah Sekolah
Tuliskan 3 rencana aksi nyata yang dapat kalian lakukan untuk mengurangi sampah konsumsi di SD Negeri 1 Wringin Anom!
- Aksi 1:
- Aksi 2:
- Aksi 3:
Bagian 3: Lembar Kreasi Visual Produk Aksi
Gambarkan dan tuliskan rencana aksi kelompokmu dalam bentuk Poster / Infografis / Bagan Alur secara menarik dan berwarna pada ruang di bawah ini:
| Ruang Kreasiku (Gambarkan Poster/Infografis/Bagan di Sini) |
|---|