Materi-BI-BAB-3-02-Kata Kerja Imbuhan me-


KATA KERJA IMBUHAN me-

Mata Pelajaran: Pendidikan Pancasila 
Kelas: V (Lima)
Presentasi: -
Modul Ajar: PDF
Latihan Soal -

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Mengapa kata dasar 'potong' berubah menjadi 'memotong', tetapi kata 'baca' berubah menjadi 'membaca'? Ke mana hilangnya huruf 'p'?
  2. Pernahkah kalian membaca kalimat "Ibu mensapu halaman"? Menurut kalian, apakah penulisan kata "mensapu" tersebut sudah benar sesuai tata bahasa kita?
  3. Apa perbedaan utama antara kalimat "Adik menangis" dan "Adik menulis surat"? Apakah kedua kata kerja tersebut membutuhkan sasaran/objek?

BAHAN BACAAN

Bahan Bacaan Guru

  1. Alwi, Hasan, dsb. (2010). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
  2. Chaer, Abdul. (2008). Morfologi Bahasa Indonesia (Pendekatan Proses). Jakarta: Rineka Cipta.
  3. Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka (2024). Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek.

Bahan Bacaan Peserta Didik

  1. Buku Siswa Bahasa Indonesia Kelas V: Bergerak Bersama (Bab 2: Pembentukan Kata Kerja).
  2. Ensiklopedia Anak: Kaidah Bahasa KITA (Penerbit Jendela Bahasa).

MATERI PEMBELAJARAN

Kaidah Pembentukan Imbuhan me-

Imbuhan me- dapat berubah bentuk menjadi me-, mem-, men-, meng-, meny-, atau menge- tergantung pada huruf awal kata dasar yang diikutinya.

Aturan Peluluhan Huruf K, S, T, P

Jika kata dasar berawalan huruf K, S, T, atau P dan diikuti oleh vokal, maka huruf pertama tersebut luluh (lebur) saat diberi imbuhan me-:

  1. me- + potong -> memotong (huruf P luluh menjadi m)
  2. me- + tulis -> menulis (huruf T luluh menjadi n)
  3. me- + sapu -> menyapu (huruf S luluh menjadi ny)
  4. me- + kirim -> mengirim (huruf K luluh menjadi ng)

Pengecualian: Jika kata dasar diawali konsonan rangkap (kluster) seperti 'traktir' atau 'kritik', maka huruf awal tidak luluh (misal: mentraktir, mengkritik).

Variasi Bentuk Imbuhan me-

  1. Imbuhan mem-: Digunakan jika kata dasar diawali huruf B, F, V, P (luluh). Contoh: me- + baca -> membaca; me- + potong -> memotong.
  2. Imbuhan men-: Digunakan jika kata dasar diawali huruf D, J, C, Z, T (luluh). Contoh: me- + cari -> mencari; me- + tulis -> menulis.
  3. Imbuhan meng-: Digunakan jika kata dasar diawali huruf vokal (A, I, U, E, O) dan G, H, K (luluh). Contoh: me- + ambil -> mengambil; me- + gunting -> menggunting.
  4. Imbuhan meny-: Digunakan jika kata dasar diawali huruf S (luluh). Contoh: me- + sapu -> menyapu; me- + siram -> menyiram.

Kata Kerja Aktif Transitif dan Intransitif

  1. Kata Kerja Aktif Transitif: Kata kerja yang membutuhkan Objek dalam kalimat.

Struktur: Subjek + Predikat (Kata Kerja Transitif) + Objek + Keterangan.

Contoh: Ibu (S) memotong (P) sayur (O) di dapur (K).

  1. Kata Kerja Aktif Intransitif: Kata kerja yang tidak membutuhkan Objek.

Struktur: Subjek + Predikat (Kata Kerja Intransitif) + Keterangan.

Contoh: Adik (S) menangis (P) di kamar (K).

GLOSARIUM

  1. Imbuhan (Afiks): Bunyi yang ditambahkan pada awal, tengah, akhir, atau gabungan awal-akhir kata dasar untuk membentuk kata baru.
  2. Prefiks: Imbuhan yang ditambahkan pada awal kata dasar (contoh: me-).
  3. Peluluhan: Proses hilangnya konsonan awal kata dasar (K, S, T, P) ketika bergabung dengan prefiks me- yang diikuti vokal.
  4. Kata Kerja Transitif: Kata kerja yang membutuhkan objek dalam kalimat agar memiliki makna yang utuh.
  5. Kata Kerja Intransitif: Kata kerja yang tidak membutuhkan objek dalam kalimatnya.
  6. Structural Grammar Practice: Model pembelajaran tata bahasa yang menekankan pada pembentukan kebiasaan berbahasa melalui pola terstruktur secara bertahap.

PEMAHAMAN BERMAKNA

Bahasa Indonesia baku adalah alat komunikasi resmi yang keteraturannya diatur oleh kaidah pembentukan kata. Memahami perubahan imbuhan me- membantu kita menyampaikan pesan tertulis secara formal, rinci, dan presisi, sehingga tidak menimbulkan salah tafsir dalam kehidupan bermasyarakat dan literasi akademis.

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

LabelIsi
Nama Peserta Didik...........................................................
Kelas / FaseV (Lima) / Fase C
No. Absen...........................................................
Tanggal...........................................................

Petunjuk Kerja

  1. Bacalah setiap perintah soal dengan cermat!
  2. Gunakan kaidah pembentukan imbuhan me- dan hukum peluluhan K, S, T, P yang telah dipelajari!
  3. Kerjakan bagian Bagian A (Mekanis) terlebih dahulu, kemudian lanjutkan ke Bagian B (Bermakna dan Komunitatif)!

Bagian A: Latihan Mekanis (Ubah Kata Dasar)

Ubah kata dasar di dalam kurung menjadi kata kerja berimbuhan me- yang tepat!

  1. Ibu sedang (potong) .................................... kue ulang tahun Adik.
  2. Ayah (tulis) .................................... surat untuk kakek di desa.
  3. Kakak (sapu) .................................... halaman rumah yang kotor.
  4. Petani (tanam) .................................... padi di sawah.
  5. Andi (kirim) .................................... pesan singkat kepada gurunya.

Bagian B: Analisis Peluluhan dan Jenis Kata Kerja

Lengkapilah tabel di bawah ini sesuai dengan kaidah pembentukan kata!

NoKata DasarKata Berimbuhan me-Apakah Huruf Awal Luluh? (Ya / Tidak)Jenis Kata Kerja (Transitif / Intransitif)
1PotongMemotongYaTransitif
2Tulis....................................................................................
3Sapu....................................................................................
4Tangis....................................................................................
5Gunting....................................................................................

Bagian C: Latihan Komunikatif (Penyusunan Kalimat Baku)

Pilihlah 2 kata berimbuhan me- hasil pekerjaanmu di atas, lalu buatlah 1 kalimat transitif dan 1 kalimat intransitif yang baku!

  1. Kalimat Aktif Transitif (Menggunakan Objek):

.....................................................................................................................................................

.....................................................................................................................................................

  1. Kalimat Aktif Intransitif (Tanpa Objek):

.....................................................................................................................................................

.....................................................................................................................................................




Comments
0 Comments