Materi-BI-BAB-2-04-Majas Personifikasi


MAJAS PERSONIFIKASI

Mata Pelajaran:Bahasa Indonesia 
Kelas:V (Lima)
Presentasi:-
Modul Ajar:PDF
Latihan Soal-

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Pernahkah kalian mendengar kalimat "Pena itu menari-nari di atas kertas"? Apakah pena memiliki kaki dan tangan untuk menari?
  2. Mengapa seorang penulis mengumpamakan angin malam seolah-olah sedang "berbisik" di telinga kita?
  3. Bagaimana perasaanmu jika pepohonan di halaman sekolah SD Negeri 1 Wringin Anom bisa menyapa kita setiap pagi?

BAHAN BACAAN

Bahan Bacaan Guru

Majas atau gaya bahasa merupakan pemanfaatan kekayaan bahasa, pemakaian ragam tertentu untuk memperoleh efek-efek tertentu yang membuat sebuah karya sastra atau tuturan menjadi lebih hidup. Dalam tradisi retorika dan sastra Indonesia, majas personifikasi termasuk dalam kategori majas perbandingan. Penggunaan majas ini menuntut kemampuan berpikir tingkat tinggi (High Order Thinking Skills) karena pembaca harus mentransfer atribusi biologis maupun psikologis manusia (seperti emosi, gerakan, ucapan) ke objek non-manusia. Pembelajaran gaya bahasa pada Fase C menekankan pada pengenalan konseptual konkrit sebelum melangkah ke analisis tekstual abstrak.

Bahan Bacaan Peserta Didik

Tahukah kamu? Dalam bahasa Indonesia, kita sering mendengar kata-kata indah yang membuat benda mati seolah-olah hidup. Coba bayangkan jika pulpenmu bisa bicara saat kamu pakai menulis, atau jam dinding di kelasmu berteriak memanggil namamu saat waktu istirahat tiba!

Nah, mengumpamakan benda mati seolah-olah memiliki perilaku seperti manusia disebut dengan Majas Personifikasi.

Contoh-contoh sederhana:

  • Lampu jalan itu mengedipkan matanya. (Artinya: Lampu jalan itu berkedip-kedip atau menyala-redup).
  • Awan hitam menangisi bumi. (Artinya: Hujan deras turun dari langit).

Dengan menggunakan majas personifikasi, tulisan dan cerita yang kita buat akan terasa lebih menarik, estetik, dan menyenangkan untuk dibaca oleh orang lain!

MATERI PEMBELAJARAN

Pengertian Majas Personifikasi

Majas personifikasi adalah gaya bahasa kiasan yang menggambarkan benda mati atau objek tak bernyawa seolah-olah memiliki sifat, perilaku, atau kemampuan seperti manusia (bisa bernapas, berjalan, menyapa, menangis, menari, atau berbisik).

Ciri-ciri Majas Personifikasi

  1. Melibatkan benda mati, tanaman, atau hewan sebagai subjek.
  2. Menggunakan kata kerja atau kata sifat yang umumnya hanya dapat dilakukan atau dimiliki oleh manusia.
  3. Membentuk imajinasi visual atau auditori yang lebih hidup bagi pembaca.

Contoh Majas Personifikasi dan Maknanya

  1. "Angin malam berbisik lembut membelai pipiku." (Makna: Angin berembus sangat pelan dan terasa dingin/halus di kulit).
  2. "Matahari pagi menyapa warga Wringin Anom dengan senyuman hangatnya." (Makna: Matahari mulai terbit dan memancarkan sinar yang hangat).
  3. "Nyiur di tepi pantai menari-nari ditiup angin." (Makna: Daun kelapa bergerak ke kanan dan ke kiri mengikuti arah angin).

GLOSARIUM

  1. Majas: Gaya bahasa indah yang digunakan untuk menyampaikan pesan secara imajinatif atau kiasan.
  2. Personifikasi: Pengumpamaan benda mati seolah-olah memiliki sifat, atribut, atau perilaku seperti manusia.
  3. Denotatif: Makna kata yang sebenarnya, lugas, dan sesuai dengan apa adanya (literal).
  4. Konotatif: Makna kata yang kiasan, bukan makna sebenarnya, serta mengandung nilai rasa emosional.
  5. Contextual Learning: Model pembelajaran yang menghubungkan materi pelajaran dengan situasi dunia nyata peserta didik.
  6. Mindful Learning: Proses pembelajaran yang dilakukan dengan kesadaran penuh, fokus, dan perhatian mendalam.

PEMAHAMAN BERMAKNA

Bahasa bukan sekadar alat komunikasi literal, melainkan media estetis untuk mengekspresikan imajinasi dan perasaan. Gaya bahasa personifikasi memungkinkan manusia untuk menghidupkan benda-benda mati di sekitarnya, sehingga membangun rasa empati, kepekaan terhadap alam, dan memperkaya keindahan tutur kata dalam berinteraksi sosial maupun berkarya sastra.

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Identitas Peserta Didik

LabelIsi
Nama Peserta Didik...
Kelas / No. Absen...
Tanggal Pelaksanaan...

Petunjuk Kerja LKPD

  1. Bacalah setiap petunjuk soal dengan cermat dan teliti!
  2. Kerjakan tugas sesuai dengan kelompok tingkat latihan yang diberikan oleh guru!
  3. Gunakan media visual pada Smart TV untuk membantumu menemukan ide!

Bagian A: Level 1 (Tingkat Dasar - Menjodohkan Visual)

Jodohkan benda mati di Kolom A dengan tindakan manusia di Kolom B agar menjadi kalimat majas personifikasi yang tepat!

Kolom A (Benda Mati)JawabanKolom B (Tindakan Manusia)
1. Seruling bambu Pak Tani[...]A. Berbisik lembut menembus jendela kamar.
2. Ombak di laut Wringin Anom[...]B. Menyanyi merdu menyapa pagi hari.
3. Angin malam[...]C. Menari-nari kejar-kejaran menuju pantai.
4. Alarm jam dinding[...]D. Berteriak kencang membangunkan tidurku.

Bagian B: Level 2 (Tingkat Menengah - Mengidentifikasi & Menganalisis)

Bacalah paragraf berikut, lalu temukan kalimat yang mengandung majas personifikasi dan jelaskan maknanya!

Teks Bacaan:

"Pagi hari di Desa Wringin Anom terasa sangat asri. Meringis senyum sang surya menyapa para petani yang mulai berjalan ke sawah. Padi-padi di sawah bergoyang gembira menyambut kedatangan mereka. Sementara itu, gemercik air sungai mengalir sambil bernyanyi riang di antara bebatuan."

Tabel Lembar Jawab:

NoKalimat Bermajas PersonifikasiMakna Tersirat yang Dimaksud
1.......
2.......
3.......

Bagian C: Level 3 (Tingkat Lanjut - Kreasi Kalimat dan Paragraf)

Amati gambar lingkungan sekolah di bawah ini! Buatlah sebuah paragraf pendek (3-5 kalimat) yang menceritakan gambar tersebut dengan memasukkan minimal 3 gaya bahasa personifikasi!

Tuliskan Paragraf Kreatifmu di Sini:

....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................


Comments
0 Comments