Materi-IPAS-BAB-1-05-Pengaruh Bentang Alam terhadap Mata Pencaharian
PENGARUH BENTANG ALAM TERHADAP MATA PENCAHARIAN
Video Pendididikan : Pengaruh Bentang Alam Terhadap Mata Pencaharian
Latihan Soal TKA: Soal PDF | Game Edukasi
PERTANYAAN PEMANTIK
- Mengapa kita jarang atau bahkan tidak pernah melihat seorang nelayan yang melaut dan menangkap ikan di puncak gunung yang tinggi?
- Jika kalian memperhatikan lingkungan tempat tinggal kita di Wringin Anom, pekerjaan apa yang paling banyak dikerjakan oleh warga, dan mengapa kondisi tanah serta alam sekitar kita mendukung pekerjaan tersebut?
- Apa yang kira-kira akan terjadi pada mata pencaharian warga pesisir apabila laut tempat mereka mencari ikan tercemar limbah?
BAHAN BACAAN
Lembar Bahan Bacaan Teks Berjenjang A (Tingkat Dasar)
Judul: Bentang Alam dan Pekerjaan di Sekitar Kita
Bumi tempat kita tinggal memiliki permukaan yang tidak rata. Bentuk permukaan bumi ini dinamakan bentang alam. Ada tiga bentang alam yang sering kita temui:
- Dataran Rendah
Dataran rendah adalah wilayah daratan yang datar dan luas dengan ketinggian antara 0 sampai 200 meter. Wilayah ini udaranya hangat. Karena tanahnya datar, jalan raya mudah dibangun, air mudah didapat, dan tanaman padi tumbuh subur. Pekerjaan orang-orang di dataran rendah bermacam-macam, antara lain: petani padi, peternak ayam atau sapi, karyawan pabrik, dan pedagang di pasar. Lingkungan desa kita di Wringin Anom termasuk daerah dataran rendah.
- Dataran Tinggi
Dataran tinggi adalah wilayah yang berada di daerah pegunungan dengan ketinggian lebih dari 500 meter. Udaranya sejuk dan dingin. Di sini, tanahnya subur tetapi berbukit-bukit. Tanaman yang cocok ditanam adalah sayuran, teh, dan buah-buahan. Pekerjaan utama orang di dataran tinggi adalah: pemetik daun teh, petani sayuran (wortel, kubis), dan pemandu wisata pegunungan.
- Pantai dan Pesisir
Pantai adalah daratan yang berbatasan langsung dengan lautan. Udaranya panas dan tanahnya berpasir. Air laut mengandung banyak ikan, udang, dan garam. Oleh karena itu, orang yang tinggal di dekat pantai memanfaatkan laut untuk mencari nafkah. Pekerjaan mereka adalah: nelayan penangkap ikan, petambak garam, petambak udang, dan penjual oleh-oleh laut.
Lembar Bahan Bacaan Teks Berjenjang B (Tingkat Mahir)
Judul: Harmoni Alam dan Profesi: Bagaimana Karakteristik Geografis Menentukan Roda Ekonomi
Kondisi fisiografis permukaan bumi (bentang alam) merupakan faktor penentu utama yang membentuk ekosistem kehidupan manusia, terutama dalam aspek aktivitas mata pencaharian. Manusia secara alami mengembangkan sistem mata pencaharian dengan memanfaatkan peluang sumber daya alam yang tersedia di sekitarnya sekaligus beradaptasi dengan faktor pembatas lingkungan fisik tersebut.
- Kawasan Dataran Rendah: Pusat Agrikultur dan Denyut Industri
Dataran rendah berada pada elevasi 0-200 meter dpl. Topografi yang datar mempermudah mobilisasi manusia dan barang. Ketersediaan cadangan air tanah dan aliran sungai besar mendukung intensifikasi pertanian pangan basah, seperti budidaya padi dan palawija. Kemudahan aksesibilitas infrastruktur transportasi mendorong pemusatan kawasan industri, perkantoran, dan perdagangan grosir. Di kawasan pedesaan dataran rendah seperti Wringin Anom, bentang alam mendukung masyarakat mengoptimalkan lahan sawah irigasi teknis dan sektor UMKM pengolahan hasil bumi.
- Kawasan Dataran Tinggi: Sentra Hortikultura dan Ekowisata
Pada elevasi di atas 500 meter dpl, suhu udara rata-rata harian relatif rendah dengan tingkat kelembapan tinggi. Kondisi agroklimat ini sangat ideal bagi pertumbuhan tanaman subtropis dan perkebunan tahunan, seperti tanaman teh, kopi arabika, aneka sayuran daun, kentang, dan florikultura. Kontur lereng yang terjal membatasi mobilitas alat transportasi berat, sehingga sektor industri manufaktur jarang berkembang di wilayah ini. Sebagai gantinya, keindahan lanskap pegunungan melahirkan diversifikasi ekonomi baru berupa sektor jasa pariwisata, perhotelan, penginapan (homestay), agrowisata, dan pemandu alam.
- Kawasan Pesisir dan Kelautan: Poros Ekonomi Maritim
Wilayah pesisir merupakan zona pertemuan dinamis antara darat dan laut. Salinitas tinggi dan tanah berpasir menyebabkan tanaman pangan darat sulit tumbuh secara optimal. Namun demikian, kekayaan biodiversitas laut menjadi tumpuan ekonomi utama. Nelayan tangkap tradisional maupun modern memanfaatkan siklus angin dan musim ikan. Wilayah perairan dangkal dimanfaatkan untuk budidaya rumput laut, keramba jaring apung, dan tambak payau (udang vaname, ikan bandeng). Panas matahari yang intensif di daerah pesisir dimanfaatkan oleh petani garam melalui teknik penguapan air laut. Selain itu, kawasan pantai berkembang menjadi destinasi pariwisata bahari yang menggerakkan sektor kuliner dan cinderamata.
MATERI PEMBELAJARAN
Konsep Bentang Alam Utama dan Karakteristiknya
- Dataran Rendah (Ketinggian 0 - 200 meter di atas permukaan laut):
Permukaan tanah relatif datar, suhu udara hangat hingga panas, ketersediaan air melimpah, dan akses transportasi mudah.
Aktivitas ekonomi/mata pencaharian: Pertanian padi/palawija, peternakan unggas dan sapi potong, sektor industri/pabrik, perdagangan, jasa, dan perkantoran.
- Dataran Tinggi (Ketinggian di atas 500 meter di atas permukaan laut):
Kontur tanah berbukit-bukit atau lereng, suhu udara sejuk hingga dingin, tanah subur vulkanik.
Aktivitas ekonomi/mata pencaharian: Perkebunan (teh, kopi, cengkeh), pertanian hortikultura (sayuran seperti kubis, wortel, kentang, dan buah-buahan), pemandu wisata alam, dan penginapan/perhotelan wisata pegunungan.
- Daerah Pantai dan Pesisir (Wilayah perbatasan daratan dan lautan):
Didominasi tanah berpasir, cuaca terik dan berangin kencang, kaya sumber daya biota laut.
Aktivitas ekonomi/mata pencaharian: Nelayan tangkap, pembudidaya rumput laut dan mutiara, petambak garam, petambak udang/bandeng, pedagang ikan, serta pengelola wisata pantai.
Konsep Kausalitas Ekologis
Kondisi fisik alam (suhu, ketersediaan air, struktur tanah) menjadi faktor pembatas sekaligus penyedia peluang bagi manusia dalam menentukan jenis profesi demi mencukupi kebutuhan hidup.
Kearifan Lokal Wringin Anom
Kondisi bentang alam lokal yang didominasi oleh dataran rendah agraris dengan saluran irigasi mendorong berkembangnya profesi petani padi, petani tebu, peternak, dan pedagang pasar tradisional.
GLOSARIUM
- Bentang Alam: Pemandangan alam atau bentukan fisik permukaan bumi yang terjadi secara alami, seperti dataran rendah, dataran tinggi, bukit, lembah, pegunungan, dan pantai.
- Dataran Rendah: Hamparan tanah datar yang luas dengan ketinggian antara 0 sampai 200 meter di atas permukaan laut.
- Dataran Tinggi: Hamparan tanah luas berketinggian di atas 500 meter di atas permukaan laut dengan relief berbukit dan berudara sejuk.
- Pesisir: Daerah daratan di tepi laut yang masih mendapat pengaruh pasang surut air laut dan hembusan angin laut.
- Mata Pencaharian: Pekerjaan atau kegiatan utama yang ditekuni oleh manusia untuk memperoleh pendapatan demi memenuhi kebutuhan hidup pokok sehari-hari.
- Agroklimat: Kondisi iklim (suhu, curah hujan, kelembapan) yang mempengaruhi pertumbuhan budidaya tanaman pertanian.
- Hortikultura: Usaha pembudidayaan tanaman kebun, mencakup tanaman sayur-sayuran, buah-buahan, dan tanaman hias.
- Scaffolding: Bantuan atau dukungan terstruktur yang diberikan guru kepada peserta didik selama proses belajar untuk membantu mencapai tingkat pemahaman yang mandiri.
PEMAHAMAN BERMAKNA
Manusia beradaptasi dengan lingkungan tempat tinggalnya. Kondisi geografis atau bentang alam suatu wilayah menentukan potensi sumber daya alam, iklim, dan aksesibilitas, yang pada gilirannya membentuk jenis pekerjaan utama serta pola hidup masyarakatnya. Memahami keterkaitan ini memicu kesadaran untuk melestarikan lingkungan agar keberlangsungan hidup ekonomi masyarakat tetap terjaga.
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
| Label | Isi |
|---|---|
| Nama Peserta Didik | ............................................................ |
| Kelas | V (Lima) |
| Nomor Absen | ............................................................ |
| Tanggal Pelaksanaan | ............................................................ |
Petunjuk Pengerjaan
- Bacalah artikel materi bentang alam yang dibagikan guru sesuai penugasan ahli kalian.
- Diskusikan bersama rekan di Kelompok Ahli untuk mengisi kolom bentang alam yang menjadi tugas kalian.
- Kembalilah ke Kelompok Asal, jelaskan tugas kalian kepada teman kelompok, dan dengarkan penjelasan teman kalian untuk melengkapi seluruh kolom tabel di bawah ini.
- Jawablah pertanyaan analisis kearifan lokal di bagian akhir secara berdiskusi bersama kelompok asal.
Tabel Analisis Pengaruh Bentang Alam terhadap Mata Pencaharian
Bentang Alam | Ciri-Ciri Fisik Lingkungan | Sumber Daya Alam yang Dihasilkan | Macam-Macam Mata Pencaharian | Alasan Mengapa Pekerjaan Tersebut Cocok di Sana |
Dataran Rendah (0 - 200 mdpl) | …………………. | …………………. | 1. ........................ | …………………… |
Dataran Tinggi (> 500 mdpl) | …………………. | …………………. | 1. ........................ | …………………… |
Wilayah Pantai dan Pesisir | …………………. | …………………. | 1. ........................ 3. ........................ | …………………… |
Diskusikan bersama kelompok asal kalian:
- Perhatikan lingkungan alam di sekitar sekolah dan tempat tinggal kita di Wringin Anom. Termasuk ke dalam jenis bentang alam manakah daerah kita?
Jawaban: ........................................................................................................................................
- Sebutkan 3 (tiga) jenis pekerjaan yang paling banyak dilakukan oleh masyarakat di sekitar Wringin Anom!
Jawaban: ........................................................................................................................................
- Jelaskan mengapa bentang alam di daerah Wringin Anom sangat mendukung pekerjaan-pekerjaan tersebut!
Jawaban: ........................................................................................................................................