Materi-IPAS-BAB-1-02-Letak Astronomis & Geografis

LETAK ASTRONOMIS DAN GEOGRAFIS

Mata Pelajaran : ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN SOSIAL (IPAS) 
Kelas : V SD | KURIKULUM MERDEKA
Presentasi : 
Latihan Soal : 

PERTANYAAN PEMANTIK

  1. Mengapa Indonesia hanya memiliki dua musim yaitu musim hujan dan musim kemarau, sedangkan negara seperti Jepang atau Inggris memiliki empat musim?
  2. Jika kita melihat bumi dari luar angkasa melalui peta digital di Smart TV, berada di antara samudra dan benua mana sajakah letak negara Indonesia serta wilayah provinsi kita?
  3. Apa pengaruh keberadaan Indonesia di antara dua samudra besar terhadap kehidupan masyarakat di daerah kita?

BAHAN BACAAN

Bahan Bacaan Guru

Letak astronomis adalah letak suatu tempat berdasarkan garis khayal bumi, yaitu garis lintang dan garis bujur. Garis lintang membagi bumi menjadi bagian utara dan selatan, sedangkan garis bujur membagi bumi menjadi bagian barat dan timur. Indonesia terletak pada 6°LU–11°LS dan 95°BT–141°BT. Implikasi dari letak lintang ini menyebabkan Indonesia berada di zona iklim tropis dengan ciri penerimaan sinar matahari sepanjang tahun, kelembapan udara tinggi, serta memiliki dua musim (penghujan dan kemarau). Garis bujur 95°BT–141°BT menyebabkan Indonesia memiliki rentang panjang 46 derajat bujur yang membagi wilayahnya menjadi tiga zona waktu: WIB, WITA, dan WIT.

Letak geografis adalah letak suatu wilayah dilihat dari kenyataannya di permukaan bumi. Indonesia berada pada posisi silang yang sangat strategis (cross position) yaitu di antara Benua Asia dan Benua Australia serta di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Posisi ini menjadikan Indonesia sebagai jalur perlintasan lalu lintas perdagangan dan pelayaran dunia, memiliki keragaman flora-fauna campuran (Asiatis, Peralihan, Australis), serta memengaruhi pola angin muson yang menentukan musim di Indonesia. Bagi wilayah lokal seperti Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Situbondo, letak geografis ini membentuk karakteristik daerah pesisir yang kaya akan potensi kelautan dan agraris.

Bahan Bacaan Peserta Didik

Tahukah kamu di mana letak rumah besar kita, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia? Jika kita melihat globe atau peta dunia, Indonesia adalah negara kepulauan yang sangat indah. Indonesia memiliki "alamat ajaib" di bumi yang disebut letak astronomis dan letak geografis.

Alamat astronomis Indonesia adalah 6°LU (Lintang Utara) sampai 11°LS (Lintang Selatan) dan 95°BT (Bujur Timur) sampai 141°BT (Bujur Timur). Karena alamat lintang inilah, negara kita tidak pernah mengalami musim salju dingin yang ekstrem seperti di Eropa. Kita beriklim tropis yang hangat dan disinari matahari sepanjang tahun!

Selain itu, alamat geografis Indonesia sangat keren! Indonesia diapit oleh dua benua besar, yaitu Benua Asia dan Benua Australia. Indonesia juga dipeluk oleh dua samudra yang sangat luas, yaitu Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Karena diapit benua dan samudra ini, Indonesia berada di tengah-tengah jalur persimpangan dunia. Banyak kapal pedagang dari luar negeri yang melewati lautan Indonesia. Daerah kita, Jawa Timur dan Situbondo, juga menjadi bagian penting dari keindahan dan kekayaan alam Indonesia ini.

MATERI PEMBELAJARAN

Materi Reguler

  1. Letak Astronomis Indonesia: Pengertian garis lintang dan garis bujur, posisi koordinat 6°LU–11°LS dan 95°BT–141°BT, serta dampaknya (beriklim tropis dan pembagian 3 zona waktu).
  2. Letak Geografis Indonesia: Posisi Indonesia di antara Benua Asia dan Benua Australia serta Samudra Hindia dan Samudra Pasifik (Posisi Silang Dunia).
  3. Perbandingan Posisi: Kedudukan Indonesia dibandingkan dengan negara tetangga di Asia Tenggara (seperti Malaysia, Singapura, dan Timor Leste).
  4. Konteks Lokal: Hubungan posisi geografis Indonesia dengan letak wilayah Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Situbondo sebagai kawasan pesisir/agraris strategis.

Materi Remedial

  1. Konsep dasar pembacaan garis lintang (utara-selatan) dan garis bujur (barat-timur) pada peta datar sederhana.
  2. Mengidentifikasi batas-batas daratan dan lautan Indonesia pada peta berwarnai dasar.

Materi Pengayaan

  1. Analisis potensi keanekaragaman hayati (Flora dan Fauna Garis Wallace-Weber) akibat letak geografis Indonesia.
  2. Analisis keuntungan posisi silang Indonesia dalam jalur pelayaran dagang internasional (Jalur ALKI).

GLOSARIUM

  1. Garis Lintang: Garis khayal mendatar (horizontal) pada peta/globe yang melingkari bumi secara sejajar dengan garis khatulistiwa.
  2. Garis Bujur: Garis khayal tegak (vertikal) pada peta/globe yang menghubungkan Kutub Utara dan Kutub Selatan bumi.
  3. Letak Astronomis: Posisi suatu wilayah berdasarkan koordinat garis lintang dan garis bujur pada peta atau globe.
  4. Letak Geografis: Posisi keberadaan suatu wilayah atau negara berdasarkan kenyataan wujud fisiknya di permukaan bumi dibandingkan wilayah sekitar.
  5. Posisi Silang: Kedudukan suatu wilayah yang berada di persimpangan antara dua benua dan dua samudra.
  6. Iklim Tropis: Iklim khas daerah sekitar garis khatulistiwa yang ditandai dengan suhu udara hangat sepanjang tahun dan memiliki dua musim.

PEMAHAMAN BERMAKNA

Letak astronomis dan geografis suatu wilayah bukan sekadar angka koordinat atau batas peta semata, melainkan merupakan fondasi utama yang menentukan kondisi iklim, kekayaan keanekaragaman hayati, pola kehidupan masyarakat, serta kedudukan strategis suatu daerah dan negara dalam hubungan antarbangsa. Understanding batas wilayah membantu peserta didik menyadari pentingnya menjaga keutuhan wilayah dari tingkat lokal hingga nasional.

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

LabelIsi
Nama Peserta Didik / Kelompok............................................................................
Kelas / FaseV (Lima) / C
Nomor Absen............................................................................
Tanggal............................................................................

Judul LKPD: Detektif Geografis: Menelusuri Posisi Emas Indonesia

Petunjuk Pengerjaan

  1. Bekerjalah bersama teman satu kelompokmu secara bergotong royong!
  2. Gunakan media peta digital pada Smart TV atau globe fisik yang telah disediakan!
  3. Amati dengan cermat garis lintang, garis bujur, benua, dan samudra yang ada di sekitar Indonesia!
  4. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan tepat dan rapi!

Aktivitas 1: Menganalisis Letak Astronomis Indonesia

  1. Amatilah garis khayal horizontal (lintang) dan vertikal (bujur) yang mengapit batas wilayah Indonesia paling luar!
  2. Isilah titik-titik di bawah ini:

Indonesia terletak di antara garis lintang: ........° LU sampai ........° LS.

Indonesia terletak di antara garis bujur: ........° BT sampai ........° BT.

  1. Berdasarkan garis lintang tersebut, apakah jenis iklim yang dimiliki oleh negara Indonesia? Jelaskan alasannya!

Jawab: ....................................................................................................................................

Aktivitas 2: Menganalisis Letak Geografis Indonesia

  1. Amati daratan benua raksasa dan lautan samudra luas di sekeliling Indonesia pada peta/globe!
  2. Lengkapilah peta konsep di bawah ini:

Benua yang mengapit Indonesia: (1) ........................................ dan (2) ........................................

Samudra yang mengapit Indonesia: (1) .................................... dan (2) ....................................

  1. Mengapa posisi Indonesia disebut sebagai "Posisi Silang Dunia"?

Jawab: ....................................................................................................................................

Aktivitas 3: Menghubungkan Posisi Indonesia dengan Wilayah Lokal

  1. Cari dan tunjukkan posisi Provinsi Jawa Timur pada peta!
  2. Identifikasi batas-batas wilayah Provinsi Jawa Timur / Kabupaten Situbondo:

Batas Utara: ..........................................................................................................................

Batas Selatan: ..........................................................................................................................

Batas Timur: ..........................................................................................................................

Batas Barat: ..........................................................................................................................


Comments
0 Comments