01. Membaca & Menulis Bilangan Cacah
IDENTITAS MODUL
| Satuan Pendidikan | : | SD Negeri 1 Wringin Anom |
| Nama Guru | : | Didik Sadi, S.Pd. |
| Mata Pelajaran | : | Matematika |
| Kelas / Fase | : | Kelas V / Fase C |
| Semester / T.A. | : | Ganjil / 2026/2027 |
| Materi / Topik | : | Membaca dan Menuliskan Lambang Bilangan Cacah Sampai 100.000 |
| Alokasi Waktu | : | 2 x 35 menit (1 Pertemuan) |
ANALISIS AWAL PEMBELAJARAN
Karakteristik Peserta Didik
Peserta didik kelas V SD Negeri 1 Wringin Anom memiliki gaya belajar yang didominasi oleh kecenderungan visual. Mereka lebih mudah menyerap informasi melalui tayangan gambar, warna-warni bagan, simulasi visual, dan tayangan media interaktif. Namun, secara konseptual, peserta didik masih mengalami kesulitan dalam memahami struktur nilai tempat bilangan cacah lima angka (puluh ribuan). Kekeliruan sering terjadi saat membaca bilangan yang memiliki angka nol di tengah (misalnya 40.050) serta memindahkan ekspresi lisan nama bilangan ke bentuk tulisan lambang bilangan secara tepat.
Pengetahuan Kunci/Prasyarat
- Peserta didik telah mengenal dan mampu membaca bilangan cacah sampai 10.000 (empat angka) di Fase B (Kelas IV).
- Peserta didik memahami dasar nilai tempat satuan, puluhan, ratusan, dan ribuan.
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Pada akhir Fase C, peserta didik dapat mengidentifikasi, membaca nama bilangan, dan menuliskan lambang bilangan cacah sampai 100.000 dengan benar.
TUJUAN PEMBELAJARAN
- Melalui pengamatan tayangan visual katalog harga produk oleh-oleh daerah pada Smart TV, peserta didik mampu mengidentifikasi nilai tempat bilangan cacah hingga 100.000 dengan tepat.
- Melalui diskusi kelompok berbasis pemecahan masalah (Problem Based Learning), peserta didik mampu membaca nama bilangan cacah hingga 100.000 dengan benar dan percaya diri.
- Melalui penugasan terbimbing menggunakan bagan nilai tempat visual, peserta didik mampu menuliskan lambang bilangan cacah hingga 100.000 secara akurat.
PEMAHAMAN BERMAKNA
Kemampuan membaca dan menuliskan bilangan cacah hingga 100.000 merupakan keterampilan esensial yang menghubungkan matematika dengan aktivitas ekonomi sehari-hari. Peserta didik memahami bahwa ketelitian dalam menentukan nilai tempat bilangan sangat penting untuk menghindari kesalahan dalam mengartikan harga barang, melakukan transaksi jual beli produk lokal, serta mengelola keuangan pribadi atau tabungan.
PERTANYAAN PEMANTIK
- Ketika kalian mengunjungi pusat oleh-oleh atau toko suvenir daerah, pernahkah kalian melihat harga barang yang terdiri dari lima angka?
- Apabila sebuah kerajinan tangan khas dijual dengan label harga Rp85.050, bagaimana cara kalian mengucapkan nama bilangan tersebut secara tepat?
- Mengapa penulisan angka 0 pada bilangan 50.400 tidak boleh diabaikan atau dihilangkan?
PROFIL DAN KOMPETENSI YANG DIKEMBANGKAN
Profil Pelajar Pancasila
- Bernalar Kritis: Menganalisis nilai tempat suatu bilangan berdasarkan posisi angka dan memecahkan masalah kekeliruan pembacaan harga barang.
- Gotong Royong: Bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan lembar kerja dan mendiskusikan penulisan lambang bilangan.
- Mandiri: Mengembangkan rasa percaya diri dalam menuliskan lambang bilangan secara akurat tanpa bergantung sepenuhnya pada orang lain.
Kompetensi Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
- Mindful Learning (Belajar Bermakna & Sadar): Peserta didik secara sadar memperhatikan detail setiap angka dan posisinya dalam nilai tempat tanpa tergesa-gesa.
- Meaningful Learning (Belajar Kontekstual): Peserta didik mengaitkan materi bilangan 5 angka dengan konteks nyata daftar harga barang oleh-oleh daerah.
- Joyful Learning (Belajar Menyenangkan): Peserta didik berinteraksi dengan media visual berwarna dan game kartu angka interaktif di Smart TV.
MATERI PEMBELAJARAN
Konsep Nilai Tempat Bilangan 5 Angka
Nilai tempat menentukan nilai dari suatu angka berdasarkan posisinya dalam bilangan:
- Puluh Ribuan (menempati posisi pertama dari kiri pada bilangan 5 angka)
- Ribuan (menempati posisi kedua dari kiri)
- Ratusan (menempati posisi ketiga dari kiri)
- Puluhan (menempati posisi keempat dari kiri)
- Satuan (menempati posisi paling kanan)
Membaca Nama Bilangan Cacah Sampai 100.000
Contoh pembacaan bilangan:
- 75.320 dibaca "tujuh puluh lima ribu tiga ratus dua puluh".
- 90.045 dibaca "sembilan puluh ribu empat puluh lima".
Menuliskan Lambang Bilangan Cacah Sampai 100.000
Contoh penulisan lambang bilangan:
- "Empat puluh delapan ribu enam ratus sepuluh" ditulis 48.610.
- "Sixty-two thousand three hundred" / "Enam puluh dua ribu tiga ratus" ditulis 62.300.
Integrasi Kearifan Lokal
Penggunaan konteks daftar harga produk suvenir/oleh-oleh khas daerah (seperti batik, ukiran, atau jajanan khas) sebagai media penerap konsep bilangan hingga 100.000.
MODEL DAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN
- Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL)
- Pendekatan Pembelajaran: Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful Learning) dan Pendekatan Visual
- Metode Pembelajaran: Pengamatan Visual, Tanya Jawab, Diskusi Kelompok, Penugasan, dan Presentasi
ASESMEN
Asesmen Diagnostik (Awal)
Pertanyaan lisan acak disertai tayangan kartu angka pada Smart TV untuk mengukur pemahaman awal peserta didik terkait nilai tempat 4-5 angka.
Asesmen Formatif (Proses)
- Lembar observasi keterlibatan dan sikap kerja sama peserta didik selama diskusi kelompok.
- Penilaian kinerja penyelesaian masalah pada LKPD.
Asesmen Sumatif (Akhir)
Tes tertulis di akhir pembelajaran berupa soal singkat membaca dan menuliskan lambang bilangan cacah 5 angka.
RUBRIK PENILAIAN
Rubrik Penilaian Kinerja Kelompok (Diskusi dan Keterampilan)
| Kriteria Penilaian | Skor 4 (Sangat Baik) | Skor 3 (Baik) | Skor 2 (Cukup) | Skor 1 (Perlu Bimbingan) |
|---|---|---|---|---|
| Membaca Nama Bilangan | Mampu membaca semua bilangan 5 angka dengan tepat dan lancar tanpa kesalahan. | Mampu membaca sebagian besar bilangan 5 angka dengan tepat (1-2 kesalahan kecil). | Mampu membaca bilangan 5 angka namun sering keliru pada angka nol di tengah. | Belum mampu membaca bilangan 5 angka dengan benar. |
| Menuliskan Lambang Bilangan | Mampu menuliskan seluruh lambang bilangan 5 angka sesuai nilai tempat secara sempurna. | Mampu menuliskan lambang bilangan dengan 1-2 kesalahan pada posisi nilai tempat. | Mampu menuliskan lambang bilangan namun sering salah meletakkan posisi angka nol. | Belum mampu menuliskan lambang bilangan 5 angka. |
| Kerjasama Kelompok | Seluruh anggota aktif, saling membantu, dan menghargai pendapat. | Sebagian besar anggota aktif dan bekerja sama dengan baik. | Anggota kelompok cenderung bekerja individu dan kurang berkomunikasi. | Tidak menunjukkan kerja sama dalam kelompok. |
Rubrik Penilaian Sikap (Profil Pelajar Pancasila)
| Aspek Sikap | Skor 4 (Sangat Baik) | Skor 3 (Baik) | Skor 2 (Cukup) | Skor 1 (Perlu Bimbingan) |
|---|---|---|---|---|
| Bernalar Kritis | Selalu menganalisis nilai tempat angka secara teliti sebelum mengambil keputusan. | Sering menganalisis nilai tempat angka dengan cukup teliti. | Kadang-kadang menganalisis nilai tempat angka tetapi masih tergesa-gesa. | Tidak melakukan analisis dan hanya menebak jawaban. |
| Mandiri | Menyelesaikan tugas dengan penuh tanggung jawab tanpa bergantung pada teman. | Menyelesaikan tugas dengan sedikit dorongan dari guru. | Membutuhkan bantuan berulang untuk menyelesaikan tugas. | Tidak mampu menyelesaikan tugas secara mandiri. |
LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Kegiatan Pendahuluan (10 Menit)
- Guru membuka pembelajaran dengan salam, menyapa peserta didik, dan mengondisikan kelas agar siap belajar secara tertib.
- Guru dan peserta didik berdoa bersama dipimpin oleh ketua kelas.
- Guru mengecek kehadiran peserta didik.
- Guru melakukan apersepsi melalui pertanyaan pemantik sambil menayangkan visual daftar harga oleh-oleh daerah pada Smart TV (Mindful Learning).
- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan aktivitas yang akan dilakukan.
Kegiatan Inti (50 Menit)
Orientasi Peserta Didik pada Masalah (10 Menit)
- Guru menayangkan slide visual interaktif melalui Smart TV yang berisi cerita kontekstual: "Toko Oleh-Oleh Khas Daerah menerima daftar pesanan barang beserta harganya, namun beberapa label harga tertulis salah antara nama bilangan dan lambang bilangannya." (Meaningful Learning)
- Peserta didik diajak mengamati harga-harga barang seperti Rp45.500, Rp78.020, dan Rp99.009.
- Peserta didik mengidentifikasi letak kebingungan pembeli jika nama bilangan tidak sesuai dengan lambang bilangannya.
Mengorganisasikan Peserta Didik untuk Belajar (5 Menit)
- Guru membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok heterogen (masing-masing 4-5 orang).
- Guru membagikan LKPD Visual yang berisi permasalahan pencocokan harga barang oleh-oleh daerah.
- Guru menjelaskan langkah-langkah kerja kelompok dan penggunaan media kartu nilai tempat berwarna.
Membimbing Penyelidikan Individu maupun Kelompok (15 Menit)
- Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan pemecahan masalah pada LKPD. (Gotong Royong)
- Peserta didik menggunakan media visual papan nilai tempat dan kartu angka untuk menyusun lambang bilangan yang tepat berdasarkan nama bilangan yang tertera pada soal. (Diferensiasi Konten)
- Guru berkeliling memberikan bimbingan (scaffolding) kepada kelompok yang mengalami kesulitan, terutama dalam mengidentifikasi nilai tempat nol. (Mindful Learning)
Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya (10 Menit)
- Setiap kelompok menyusun hasil penulisan lambang bilangan dan nama bilangan pada lembar kertas kerja visual berwarna.
- Perwakilan kelompok maju ke depan kelas untuk mempresentasikan hasil diskusinya di hadapan teman-temannya. (Joyful Learning)
- Kelompok lain memperhatikan dan memberikan tanggapan secara santun.
Menganalisis dan Mengevaluasi Proses Pemecahan Masalah (10 Menit)
- Guru bersama peserta didik mengevaluasi hasil presentasi seluruh kelompok.
- Guru memberikan penguatan visual melalui tayangan slide Smart TV mengenai penulisan lambang bilangan yang tepat serta meletakkan angka nol sesuai nilai tempatnya.
- Peserta didik merangkum pemahaman konseptual yang telah dipelajari.
Kegiatan Penutup (10 Menit)
- Peserta didik mengerjakan soal evaluasi sumatif singkat secara mandiri. (Mandiri)
- Guru dan peserta didik melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah berlangsung.
- Guru memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh kelompok.
- Guru menyampaikan materi singkat untuk pertemuan berikutnya dan menutup pembelajaran dengan doa serta salam.
PENGALAMAN BELAJAR MENDALAM
- Mindful Learning: Peserta didik dilatih untuk secara sadar memperhatikan setiap digit posisi nilai tempat (puluh ribuan hingga satuan) dan menyadari kesalahan umum yang terjadi ketika angka nol diabaikan dalam penulisan bilangan cacah.
- Meaningful Learning: Peserta didik mengaitkan konsep matematika murni (bilangan cacah 5 angka) dengan kehidupan nyata melalui simulasi pembacaan daftar harga produk oleh-oleh khas daerah.
- Joyful Learning: Pembelajaran dikemas dengan memanfaatkan Smart TV interaktif, media kartu angka berwarna, serta simulasi peran pembeli dan penjual toko oleh-oleh yang menyenangkan.
STRATEGI DIFERENSIASI
Diferensiasi Konten
Menyediakan media visual beragam berupa slide presentasi interaktif berwarna di Smart TV, bagan tabel nilai tempat bergambar, serta kartu angka fisik berwarna untuk memfasilitasi gaya belajar visual peserta didik yang belum memahami materi.
Diferensiasi Proses
- Kelompok belum paham: Diberikan bimbingan intensif oleh guru menggunakan media kartu angka taktil dan bagan nilai tempat konkrit.
- Kelompok sudah paham: Diberikan tugas tambahan menyelesaikan teka-teki penulisan lambang bilangan 5 angka dengan variasi angka nol di berbagai nilai tempat secara mandiri.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI
- Smart TV: Digunakan untuk menampilkan tayangan visual slide interaktif, katalog harga barang visual, dan bagan animasi nilai tempat.
- Laptop & Internet: Digunakan guru untuk mengakses sumber belajar digital, mengolah media pembelajaran visual, serta mengalirkan konten pembelajaran relevan.
MEDIA DAN SUMBER BELAJAR
- Media Pembelajaran:
- Slide Presentasi Canva/PPT Interaktif
- Katalog Visual Harga Oleh-Oleh Daerah
- Papan/Bagan Nilai Tempat Berwarna
- Kartu Angka (0-9)
- Sumber Belajar:
- Buku Siswa Matematika SD Kelas V Kurikulum Merdeka (Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi)
- Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) buatan guru
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
| Label | Isi |
|---|---|
| Nama Peserta Didik | ..................................................... |
| Kelas / No. Absen | V / ......... |
| Tanggal | ..................................................... |
| Petunjuk Kerja | Bacalah petunjuk pada setiap nomor soal, lakukan diskusi kelompok, dan tuliskan jawabanmu pada tempat yang tersedia secara teliti! |
Aktivitas 1: Membaca Nama Bilangan (Konteks Toko Oleh-Oleh)
Perhatikan daftar harga suvenir daerah di bawah ini, kemudian tuliskan cara membaca nama bilangannya!
- Kerajinan Ukir Kayu: Rp64.500
Dibaca: ........................................................................................................................................
- Kain Batik Tulis Daerah: Rp87.025
Dibaca: ........................................................................................................................................
- Tas Anyaman Khas: Rp50.400
Dibaca: ........................................................................................................................................
Aktivitas 2: Menuliskan Lambang Bilangan
Tuliskan lambang bilangan (angka) berdasarkan nama bilangan berikut!
- Tujuh puluh tiga ribu dua ratus lima puluh rupiah.
Jawab: ........................................................................................................................................
- Sembilan puluh ribu delapan belas rupiah.
Jawab: ........................................................................................................................................
- Lima puluh lima ribu lima ratus rupiah.
Jawab: ........................................................................................................................................
REMEDIAL
Bagi peserta didik yang belum mencapai tujuan pembelajaran (belum mampu membaca atau menuliskan lambang bilangan 5 angka secara tepat):
- Guru memberikan bimbingan ulang secara individual atau dalam kelompok kecil.
- Guru memanfaatkan media konkrit visual berupa papan saku nilai tempat lima kolom (Puluh Ribuan, Ribuan, Ratusan, Puluhan, Satuan).
- Peserta didik melatih penulisan lambang bilangan dari bentuk lisan secara bertahap mulai dari bilangan tanpa angka nol hingga bilangan dengan angka nol di tengah.
PENGAYAAN
Bagi peserta didik yang telah melampaui capaian tujuan pembelajaran:
- Peserta didik diberikan lembar kerja tantangan berisi skenario "Pilihan Belanja Terhemat".
- Peserta didik diminta menganalisis 5 daftar harga barang lima angka (hingga 100.000), membaca nama bilangannya, mengurutkannya dari yang termurah hingga termahal, dan menuliskan hasilnya dalam bentuk laporan visual mini.
REFLEKSI GURU
| No | Pertanyaan Refleksi | Hasil Evaluasi Guru |
|---|---|---|
| 1 | Apakah media visual pada Smart TV membantu peserta didik memahami nilai tempat 5 angka? | Seluruh peserta didik visual sangat antusias dan lebih cepat memahami letak nilai tempat melalui bagan warna pada Smart TV. |
| 2 | Apakah seluruh kelompok aktif berdiskusi selama proses PBL? | Sebagian besar kelompok aktif, namun 2 peserta didik masih membutuhkan dorongan untuk menyampaikan pendapat. |
| 3 | Kendala utama apa yang dihadapi peserta didik dalam menuliskan lambang bilangan? | Peserta didik masih sering melewatkan angka nol pada nilai tempat ratusan atau puluhan ketika nama bilangannya tidak menyebutkan nilai tersebut. |
| 4 | Langkah perbaikan apa yang akan dilakukan untuk pertemuan berikutnya? | Menambahkan latihan khusus berupa permainan kartu selip angka nol pada papan nilai tempat. |
REFLEKSI PESERTA DIDIK
| No | Pertanyaan Refleksi Peserta Didik | Jawaban Peserta Didik |
|---|---|---|
| 1 | Bagian mana dari kegiatan belajar hari ini yang paling kamu sukai? | Menonton gambar harga oleh-oleh di Smart TV dan bermain kartu angka bersama kelompok. |
| 2 | Apakah kamu sudah bisa menuliskan angka dari nama bilangan yang disebutkan guru? | Sudah bisa, tetapi harus teliti pada angka nol di tengah-tengah. |
| 3 | Apa yang akan kamu lakukan jika menemukan harga barang lima angka di toko? | Saya akan mencoba membacanya dengan teliti sesuai nilai tempatnya dari puluh ribuan sampai satuan. |
BAHAN BACAAN
Membaca dan Menulis Bilangan Cacah Sampai 100.000
Bilangan cacah lima angka terdiri dari lima digit susunan angka yang memiliki nilai tempat masing-masing. Memahami nilai tempat merupakan kunci utama dalam membaca dan menuliskan bilangan dengan benar.
Struktur Nilai Tempat pada Bilangan 5 Angka (Contoh: 64.305)
- Angka 6 menempati nilai tempat Puluh Ribuan, nilainya 60.000.
- Angka 4 menempati nilai tempat Ribuan, nilainya 4.000.
- Angka 3 menempati nilai tempat Ratusan, nilainya 300.
- Angka 0 menempati nilai tempat Puluhan, nilainya 0.
- Angka 5 menempati nilai tempat Satuan, nilainya 5.
Sehingga bilangan 64.305 dibaca "Enam puluh empat ribu tiga ratus lima".
Catatan Penting Penulisan Angka Nol:
Apabila suatu nilai tempat tidak memiliki nilai (nol), angka 0 tetap wajib dituliskan pada lambang bilangan agar nilai tempat angka di depannya tidak bergeser. Contoh: "Tujuh puluh ribu lima puluh" ditulis 70.050, bukan 70.50 atau 7.50.
GLOSARIUM
- Bilangan Cacah: Himpunan bilangan bulat yang tidak negatif, yaitu dimulai dari 0, 1, 2, 3, dan seterusnya.
- Nilai Tempat: Nilai dari suatu angka yang menunjukkan posisinya dalam suatu bilangan (satuan, puluhan, ratusan, ribuan, puluh ribuan).
- Lambang Bilangan: Simbol atau lambang yang digunakan untuk mewakili suatu bilangan (berupa angka).
- Nama Bilangan: Sebutan atau penulisan kata dari suatu lambang bilangan.
- Puluh Ribuan: Nilai tempat yang menunjukkan tingkatan sepuluh ribuan pada bilangan cacah 5 angka.
DAFTAR PUSTAKA
- Hobri, dika. (2022). Matematika untuk SD/MI Kelas V. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
- Subarna, A. (2021). Pengembangan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Berbasis Visual di Sekolah Dasar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemendikbudristek.
LAMPIRAN
Lembar Observasi Penilaian Keterampilan dan Pengamatan Sikap
| No | Aspek yang Dinilai | Kriteria Skor 1 | Kriteria Skor 2 | Kriteria Skor 3 | Kriteria Skor 4 | Skor |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Keterampilan Membaca Nama Bilangan 5 Angka | Peserta didik tidak mampu membaca nama bilangan 5 angka sama sekali. | Peserta didik membaca nama bilangan dengan banyak kesalahan pada nilai tempat. | Peserta didik membaca nama bilangan dengan benar tetapi masih terbata-bata. | Peserta didik membaca seluruh nama bilangan 5 angka secara tepat dan lancar. | |
| 2 | Keterampilan Menuliskan Lambang Bilangan | Peserta didik tidak mampu menuliskan lambang bilangan 5 angka secara benar. | Peserta didik menuliskan lambang bilangan namun sering melupakan angka nol. | Peserta didik menuliskan lambang bilangan dengan 1 kesalahan kecil pada nilai tempat. | Peserta didik menuliskan seluruh lambang bilangan secara tepat sesuai nilai tempatnya. | |
| 3 | Sikap Bernalar Kritis | Peserta didik tidak melakukan analisis dan langsung menebak jawaban tanpa berpikir. | Peserta didik melakukan analisis jika diperintah guru secara berulang. | Peserta didik menganalisis nilai tempat bilangan namun kurang teliti pada angka nol. | Peserta didik secara mandiri dan teliti menganalisis nilai tempat sebelum menuliskan jawaban. | |
| 4 | Sikap Gotong Royong | Peserta didik pasif dan tidak mau berinteraksi dalam kegiatan kelompok. | Peserta didik berinteraksi dalam kelompok tetapi tidak berkontribusi pada penyelesaian tugas. | Peserta didik berkontribusi dalam kelompok dengan baik apabila diminta teman. | Peserta didik sangat aktif membantu teman dan berkoordinasi dengan baik dalam kelompok. |